Pelajaran Berharga dari Mahasiswa Korea

Kompas.com - 22/05/2013, 11:09 WIB
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com – Demam Korea semakin menjadi-jadi di Indonesia. Hampir di setiap waktu, budaya Korea tampil di media massa sampai dan menjadi gaya hidup sehari-hari.

Banyak anak-anak dan remaja Indonesia tertarik untuk mengikuti gaya berpakaian dan berinteraksi bahkan memelajari bahasa dan budayanya. Tak sedikit yang juga memutuskan untuk mempelajarinya melalui bangku kuliah.

Cara belajar yang paling efektif adalah berinteraksi langsung dengan orang-orang dari Korea. Oleh karena itu, pertukaran pelajar merupakan langkah signifikan yang diambil oleh Program Studi Bahasa Korea Akademi Bahasa Asing Nasional (Abanas) Universitas Nasional melalui Program Chung Ang University Volunteers for Indonesia.

Kepala Program Studi Bahasa Korea Abanas, DS Suranto, mengatakan banyak pelajaran yang bisa dipetik dari interaksi langsung antara mahasiswa Indonesia dan mahasiswa Korea.

"Satu nilai terpenting yang perlu kita pelajari dari warga Korea itu adalah ketekukan dan kerajinannya. Saya sangat iri melihat mahasiswa Korea yang begitu rajin berlatih dan tekun, dan mereka benar-benar menggunakan waktu dengan sangat baik," ungkapnya saat menutup  Program Chung Ang University Volunteers for Indonesia.

Pada program kerjasama tersebut, mahasiswa Indonesia dari ABA Korea dan 45 mahasiswa Chung Ang University saling bertukar informasi dan berlatih bersama dalam kegiatan-kegiatan, seperti pelatihan tarian kipas Korea, seni tulis bahasa Korea, tarian Poco- poco, Tari Saman, hingga pelatihan alat musik tradisional asal Jawa Barat, angklung.

Tak hanya itu, dalam lawatan kedua kalinya sejak 5-14 Februari 2013, para mahasiswa dari Korea juga melakukan kegiatan sosial ke sejumlah sekolah dasar dan panti asuhan di lingkungan kampus Unas.

Minat calon mahasiswa yang tinggi terhadap budaya dan bahasa Korea, lanjut Suranto, diharapkan bisa mendorong berlanjutnya kerja sama Abanas dan Chung Ang University ke depannya. Tak hanya terbatas pada pertukaran mahasiswa, tetapi juga sampai pada pertukaran dosen.

Selain itu, Suranto juga melihat pertumbuhan jumlah mahasiswa yang masuk ke Program Studi Bahasa Korea Abanas. Pada 2011, Unas menerima calon mahasiswa sebanyak 15 orang untuk program studi ini. Jumlahnya naik menjadi 32 mahasiswa pada tahun 2012.

 

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    Close Ads X