Animo Pendaftar SBMPTN Tinggi - Kompas.com

Animo Pendaftar SBMPTN Tinggi

Kompas.com - 05/06/2013, 08:00 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Animo calon mahasiswa untuk masuk perguruan tinggi melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2013 cukup tinggi. Hingga Selasa (4/6/2013) jumlah calon mahasiswa yang mendaftar SBMPTN 2013 melalui Panitia Lokal 42 SBMPTN Semarang mencapai 19.613 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.474 orang memilih Sains dan Teknologi (Saintek), 8.477 memilih Sosial Humaniora (Soshum), dan 3.662 orang memilih campuran. Pendaftaran SBMPTN masih dibuka hingga Jumat (7/6/2013) mendatang. Panitia memperkirakan jumlah pendaftar lewat jalur seleksi ini bisa mencapai 25.000 orang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Humas Universitas Diponegoro, Agus Naryoso, mengingatkan kepada para pendaftar yang baru mendaftar pada hari-hari terakhir, ketika mendaftar secara online, sebaiknya melakukan log in pada malam hari, agar tidak mengalami kesulitan. "Pendaftar sebaiknya tidak masuk pada jam-jam sibuk yaitu jam 09.00 sampai jam14.00 WIB atau pada jam 18.00 WIB sampai jam 20.00 WIB. Sebaiknya para pendaftar melakukan log in di jam 24.00 WIB sampai menjelang subuh," jelasnya.

Menurut Agus, biasanya pada akhir pendaftaran jumlah pendaftar mengalami lonjakan sehingga akan mempengaruhi kecepatan untuk log in di website. Oleh karena itu, jika mengalami kesulitan para siswa yang mendaftar SBMPTN disarankan bisa langsung datang di gedung LP2MP Undip di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah.

Saat pelaksanaan ujian SBMPTN pada tanggal 18-19 Juni 2013, para peserta ujian diminta cermat mengisi nomor kode soal dan nomor peserta ujian. Pengisian nomor yang salah, ujar Agus, akan merugikan peserta sendiri. "Karena alat pendeteksi lembar jawaban ujian tidak akan bisa membacanya dan itu akan merugikan dirinya sendiri," kata dia.

Peserta ujian juga diminta memperhatikan lokasi ujian jangan sampai keliru. Peserta sebaiknya mengecek lokasi ujian sehari sebelum tes. Untuk memudahkan menemukan lokasi tes panitia akan membantu lewat GPS yang bisa diakses di www.undip.ac.id.

Sedangkan tempat ujian yang akan digunakan dalam ujian SBMPTN nanti akan menggunakan tiga tempat yaitu untuk pilihan Sain dan Teknologi (Saintek) tempatnya di Universitas Negeri Semarang (Unnes), untuk pilihan Sosial Humaniora (Soshum) di Universitas Diponegoro, dan untuk pilihan Campuran tempat tesnya di kampus IAIN Walisongo Semarang. (son)

 

 

 


EditorPalupi Annisa Auliani
Komentar

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional
Close Ads X