Kompas.com - 09/06/2013, 22:57 WIB
EditorBenny N Joewono

SURABAYA, KOMPAS.com — Sebanyak 306 orang peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Lokal Surabaya tidak mendaftar ke Panitia SBMPTN Lokal Surabaya secara daring (dalam jaringan atau online), meski mereka sudah membayar.

"Kemungkinannya, ratusan peserta SBMPTN yang tidak mendaftar itu disebabkan pendaftar sudah diterima lewat jalur SNMPTN dan mendaftar SBMPTN hanya untuk berjaga-jaga," kata anggota Humas SBMPTN Lokal Surabaya, Dr MG Bagus Ani Putra, Psi, di Surabaya, Minggu (9/6/2013).

Namun, kata dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu, mungkin juga pendaftar sudah "kalah sebelum berperang" karena takut dengan peta persaingan yang cukup ketat sehingga ia mundur, meski sudah membayar Rp 175.000 per kategori (saintek/soshum) dan khusus campuran (saintek dan soshum) Rp 200.000.

Hingga penutupan pendaftaran pada Sabtu (8/6/2013) pukul 22.00 WIB, tercatat 37.711 pendaftar yang terdiri dari pendaftar jurusan saintek (sains dan teknologi) sebanyak 16.525 orang, jurusan soshum (sosial dan hukum) sebanyak 14.118 orang, dan pendaftar jurusan campuran (saintek dan soshum) sebanyak 7.068 orang.

"Dari jumlah itu tercatat 6.989 pendaftar yang memilih program Bidik Misi (beasiswa pendidikan untuk mahasiswa miskin berprestasi) yakni 2.463 pendaftar Bidik Misi untuk jurusan saintek, 2.649 pendaftar Bidik Misi Soshum, dan 1.877 pendaftar Bidik Misi untuk campuran (saintek dan soshum)," katanya.

Menurut dia, pendaftar sebanyak 37.711 orang itu merupakan jumlah yang menurun, karena tahun lalu mencapai 40.000-an pendaftar dan tahun ini sebenarnya ditargetkan mencapai 42.000-an orang sebagai antisipasi kekurangan ruang ujian.

"Untuk ruang ujian pada tahun ini, kami sudah menyiapkan 117 ruang ujian yakni 43 ruang ujian saintek, 59 ruang ujian soshum, dan 15 ruang ujian pendaftar campuran (saintek dan soshum). Mereka akan mengikuti ujian pada 18-19 Juni mendatang," katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari pendaftar yang ada, tercatat tiga siswa berkebutuhan khusus atau difabel mendaftar SBMPTN 2013 Lokal Surabaya. "Pendaftar berkebutuhan khusus memang tercatat tiga orang yakni seorang tunanetra dan dua difabel fisik," katanya.

Ia menambahkan, pendaftar difabel itu akan mengikuti ujian di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). "Untuk pendaftar jurusan soshum memang mengikuti ujian di Unesa dan sekitarnya," katanya.

Sementara itu, pendaftar jurusan saintek mengikuti ujian di ITS dan sekitarnya, lalu pendaftar campur akan ujian di Unair dan sekitarnya.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X