Ketika Kemampuan Otak Bukan Lagi Faktor Utama...

Kompas.com - 27/06/2013, 09:16 WIB
Rata-rata mahasiwa Indonesia di APU memiliki teman negara lain sebanyak 5 sampai 25 negara di sini. Selama 24 jam, setiap hari, selama 4 tahun, para mahasiswa itu hidup bersama dan bergaul bersama untuk mengenal satu sama lain dan bekerja sama. M Latief/KOMPAS.comRata-rata mahasiwa Indonesia di APU memiliki teman negara lain sebanyak 5 sampai 25 negara di sini. Selama 24 jam, setiap hari, selama 4 tahun, para mahasiswa itu hidup bersama dan bergaul bersama untuk mengenal satu sama lain dan bekerja sama.
Penulis Latief
|
EditorLatief

Namun, satu hal pembeda dengan universitas pada umumnya adalah komposisi mahasiswa dan tenaga pendidiknya. Sekitar 40 persen dari 6 ribu mahasiswa APU adalah orang asing non- Jepang. Mereka datang dari 81 negara. Tenaga pendidiknya juga datang dari 28 negara berbeda sehingga inilah yang menjadikan lingkungan APU sebagai "kampus internasional". 

Bahasa Inggris dan Jepang adalah pengantar resmi dalam kegiatan perkuliahan. Tetapi, di lingkungan kampus ini, setiap hari ada 81 lebih jenis komunikasi bahasa berbeda ditinjau berdasarkan asal negaranya.

Bagi mereka yang tertarik bahasa negara tertentu, mencari teman dari negara tersebut adalah metode paling jitu. Mudah sekali ditemukan, misalnya, mahasiswa Korea lancar dan fasih berbahasa Indonesa, atau sebaliknya anak Indonesia pintar berbahasa Korea setelah satu dua tahun belajar di kampus ini.

Hal seperti itu kemungkinan bisa terjadi terhadap bahasa 81 negara asal mahasiswa tersebut. Selain sistem kegiatan perkuliahan di dalam kelas, banyak sekali kegiatan-kegiatan grup diskusi, field study, active learning, internship, dan beberapa aktivitas belajar yang tidak hanya mengandalkan perkuliahan di dalam kelas.

"Bayangkan, mereka berinteraksi selama 24 jam dengan mahasiswa asing. Dalam 24 jam ini, mereka tidak semua mendapatkan hal-hal yang baik dan menyenangkan, tetapi juga berargumentasi dengan mahasiswa lain yang mungkin bisa membuat mereka kesal atau bahkan menangis. Tetapi, semua itu demi belajar hidup di dunia baru mereka, dunia internasional," ujar Dean of Admissions APU, Prof Kondo, dalam presentasinya.

Tak heran, tahun ini Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memberikan perhatian khusus kepada APU. Pada kunjungannya dua bulan lalu, Abe mengatakan bahwa APU merupakan model paling baru untuk perguruan tinggi di Jepang.

"Biasanya prime minister tidak pernah mempromosikan universitas, sekalipun itu di Tokyo. Tetapi, kemarin dia secara khusus mengatakan soal kami," ujar Kondo.

Halaman:
Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

    Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

    Edu
    [POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

    [POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

    Edu
    Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

    Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

    Edu
    4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang 'Engineering-Technology' QS WUR 2021

    4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang "Engineering-Technology" QS WUR 2021

    Edu
    Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

    Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

    Edu
    Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

    Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

    Edu
    I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

    I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

    Edu
    Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

    Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

    Edu
    Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

    Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

    Edukasi
    Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

    Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

    Edu
    30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

    30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

    Edu
    'Overheard Jakarta', Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

    "Overheard Jakarta", Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

    Edukasi
    Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

    Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

    Edukasi
    Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

    Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

    Edu
    Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

    Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

    Edu
    Close Ads X