Kompas.com - 02/07/2013, 20:45 WIB
Ilustrasi: Tiga orang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Wanita Semarang mengikuti Ujian Nasional Program Paket C, Senin (15/4/2013). Kompas.com/ Puji UtamiIlustrasi: Tiga orang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Wanita Semarang mengikuti Ujian Nasional Program Paket C, Senin (15/4/2013).
EditorBNJ

AMBON, KOMPAS.com — Sebanyak 868 siswa di Kota Ambon, Maluku, mengikuti ujian paket penyetaraan A, B, dan C pada 1-3 Juli 2013. Peserta yang mengikuti ujian paket A, B dan C merupakan siswa yang tidak lulus saat ujian nasional (UN) sehingga diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian paket.

"Sebanyak 868 orang merupakan siswa yang tidak lulus UN dan merupakan binaan PKBM dan SKB. Yang berbeda, Paket C tahun ini tidak diikuti siswa SMK," kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Ambon Jhon Lewaherilla, di Ambon, Selasa (2/7/2013).

Peserta ujian paket B berasal dari Pusat Kelompok Belajar Masyarakat (PKBM) dan sanggar kegiatan belajar (SKB) yang tersebar di lima kecamatan di Kota Ambon.

Jhon mengatakan, ujian paket dilaksanakan serentak di beberapa sekolah di Kota Ambon, di antanya SMA Negeri 2 Ambon, SMA PGRI Ambon, SMP Negeri 6 Ambon SD Galala, dan SD Wayame.

"Semua peserta dibagi pada sekolah yang ada sesuai daerah tempat tinggal peserta," katanya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan ujian kesetaraan ini membantu masyarakat untuk memperoleh ijazah di tingkat lebih tinggi. "Selain dapat memperoleh ijazah setara SD, SMP, dan SMA,selain itu juga bertujuan mengurangi kesenjangan pendidikan bagi siswa yang putus sekolah," katanya.

Mata pelajaran yang diujikan dalam paket A, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Matematika; paket B dan C, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA.

"Paket B dan C ditambah dua mata pelajaran, yakni pendidikan kewarganegaraan dan ilmu pengetahuan sosial, karena berbeda dengan pendidikan formal sehingga harus disamakan agar mendapatkan hasil yang baik," katanya.

Ia berharap, peserta ujian mengikuti ujian dengan semangat agar peserta yang lulus ujian paket penyetaraan dapat melanjutkan sekolah. Paket A dapat mendaftar masuk di SMP, paket B dapat mendaftar masuk di SMA, dan paket C masih dapat melanjutkan di perguruan tinggi.

"Ujian paket merupakan ujian melalui jalur pendidikan nonformal. Para lulusannya dapat melanjutkan pendidikan ke jalur formal pada jenjang SMA dan sederajat," katanya.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X