Kompas.com - 18/07/2013, 20:18 WIB
Ilustrasi kurikulum2013.kemdikbud.go.idIlustrasi
EditorBNJ

TRENGGALEK, KOMPAS.com — Sedikitnya 27 sekolah di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, dinyatakan siap untuk menerapkan Kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2013/2014. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Trenggalek Ahmadi, Kamis, mengatakan, ke-27 sekolah tersebut terdiri dari 15 SD, lima SMP, dua SMA, dan lima SMK.

"Kurikulum baru ini belum bisa kami laksanakan secara serentak di seluruh sekolah yang ada, karena terkendala oleh beberapa sarana pendukungnya," kata Ahmadi, Kamis (18/7/2013).

Penunjukan sekolah-sekolah pelaksana Kurikulum 2013 tersebut dilakukan langsung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan mempertimbangkan akreditasi serta kesiapan sarana dan prasarana di masing-masing sekolah.

"Sebetulnya sekolah lain diberikan kebebasan untuk ikut menerapkan kurikulum ini secara mandiri, namun kelihatannya masih berat. Jadi yang lain masih memakai Kurikulum KTSP," ujarnya.

Ahmadi optimistis sekolah yang ditunjuk oleh Kemendikbud telah siap untuk menjalankan kurikulum tematik integratif itu, karena sebelumnya seluruh kepala sekolah maupun pengajar telah mendapatkan bekal berupa pendidikan dan pelatihan (diklat) khsusus.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa kendala, terutama terkait distribusi buku paket yang menjadi modul pelaksanaan Kurikulum 2013.

Kata dia, sejumlah sekolah masih ada yang mengalami kekurangan buku paket tersebut, sementara di bagian lain beberapa sekolah justru mengalami kelebihan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hal ini terjadi karena jumlah siswa yang dikirim ke pusat adalah data tahun lalu yang saat ini telah naik tingkat, sedangkan yang diterima pada tahun ajaran baru ini jumlahnya ada yang tidak sama," katanya.

Terkait hal itu pihaknya akan mengumpulkan seluruh perwakilan sekolah pelaksana Kurikulum 2013 untuk dilakukan pendataan ulang antara jumlah siswa dan buku paket yang telah didistribusikan.

"Kalau yang berlebih akan kami alihkan ke sekolah yang mengalami kekurangan, apabila masih kurang akan kami minta lagi ke pusat," kata Ahmadi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.