Kompas.com - 09/09/2013, 14:21 WIB
Penulis Latief
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Mahasiswa harus menjadi pemuda dan ujung tombak bagi terciptanya peradaban bangsa yang lebih baik. Untuk itu, mahasiswa harus memiliki kepribadian kuat dan punya karakter unik untuk menjadi tumpuan dan pencetus kemakmuran, kemajuan, serta kemandirian bangsa. 

"Mahasiswa harus menjadi katalisator pembangunan sehingga bangsa Indonesia memiliki daya saing tinggi dengan bangsa-bangsa lain," ujar Rektor Universitas Sahid (Usahid) Jakarta, Prof Toni Atyanto Dharoko usai membuka Orientasi Studi Mahasiswa Baru (Osmaru) Tahun Akademik 2013/2014 dan Pekan Kreatifitas Mahasiswa di Kampus Usahid, Jakarta, Senin (9/9/2013).

Sesuai tema Osmaru, "Unique Character to be a Strong Entrepreneur", Toni berharap para mahasiswa baru dapat memiliki karakter kuat, peka terhadap nilai-nilai sosial budaya bangsa, mandiri, dilandasi semangat berwirausaha serta berjiwa kepemimpinan tinggi agar kelak bisa menjadi wirausahawan tangguh.

"Kompetensi tersebut juga sesuai dengan pola ilmiah pokok di kampus ini, yaitu kewirausahaan dan kepariwisataan sehingga menginspirasi para mahasiswa untuk mengimplementasikannya dalam berbagai kegiatan pekan kreatifitas mahasiswa sesuai tema tadi, yaitu karakter yang unik untuk menjadi wirausahawan tangguh," kata Toni.

Dilaksanakan pada 9-13 September 2013 mendatang di Kampus Usahid, Jakarta, Osmaru diikuti kurang lebih  750 mahasiswa baru Usahid Jakarta dari lima fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, serta Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik. Pada kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan nota kerjasama antara Usahid dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) DKI Jakarta dan Usahid dengan dengan PT Kereta Api Pariwisata.

"Ini akan menjadi kegiatan untuk memperkenalkan program pendidikan tinggi, ketentuan administrasi akademik dan keuangan, organisasi dan kegiatan kemahasiswaan, serta kurikulum program studi. Sedangkan pekan kreatifitas mahasiwa akan merupakan ajang unjuk kebolehandan prestasi para mahasiswa dalam bidang seni, budaya, olahraga, minat, serta bakat mereka," kata Toni.

Selain diisi dengan pemberian beasiswa kepada mahasiswa berprestasi, bakti sosial masyarakat dengan membersihkan lingkungan seputar kampus, mendirikan dan mengelola taman bacaan bagi masyarakat seputar kampus, kegiatan Osmaru dan PKM ini juga melibatkan para orang tua mahasiswa baru. Tujuan pertemuan dengan orang tua mahasiswa baru ini, kata Toni, untuk memperkenalkan seluruh pimpinan Usahid, menjelaskan program pendidikan dan peningkatan peran serta orang tua dalam pendidikan di perguruan tinggi ini.

"Ini akan memberikan image yang baik kepada masyarakat, khususnya untuk menciptakan networking antar berbagai instansi atau lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini. Karena, pembangunan karakter itu juga fokus pada pembentukan lingkungan, di mana peran pendidikan sangat sentral, karena karakter adalah kualitas pribadi seseorang yang terbentuk melalui proses belajar," ujar Toni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.