Kompas.com - 27/09/2013, 15:34 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com -
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim mengakui daya serap Bantuan Siswa Miskin (BSM) masih sangat rendah. Menurutnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah mengalokasikan dana pendidikan untuk 16,6 Juta anak. Namun sampai tanggal 17 september 2013, dana tersebut baru terserap sebanyak 21 persen.

"Masih amat disayangkan daya serap BSM ini sangat rendah," kata Kasim saat menutup Konvensi Ujian Nasional (UN) di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (27/9/2013).

Menurutnya, hal tersebut terjadi karena sosialisasi yang kurang maksimal. Selain itu, perubahan format pemberian BSM juga turut mempengaruhi rendahnya serapan dana tersebut.

"Kalau tahun sebelumnya kita berikan langsung ke siswa, sekarang kita lakukan dari kepala keluarga," kata Musliar.

Oleh karena itu, dalam acara Konvensi UN yang dihadiri oleh para penggiat pendidikan tersebut, Musliar meminta kepada seluruh peserta untuk turut mensosialisasikan BSM ini. Menurutnya, kementerian sendiri sudah mengerahkan tim dari kabupaten dan kota untuk mensosialisasikan hal ini.

"Jadi tolong bapak-bapak, ibu-ibu, kalau BSM ini bisa tersosialisasikan dengan baik, akan sangat bermanfaat. Jutaan anak yang tidak mampu nantinya bisa bersekolah dan mengenyam pendidikan," kata Musliar.

Menurut Musliar, dengan BSM, siswa SD akan mendapatkan Rp 450 ribu, siswa SMP Rp 750 ribu, dan siswa SMA Rp 1 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.