Kompas.com - 12/11/2013, 16:54 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
Penulis Ihsanuddin
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Tumbuh kembangnya media sosial belakangan ini dinilai belum mampu digunakan dengan baik dan produktif oleh pengguna internet di Indonesia. Pengguna masih banyak menggunakan media sosial untuk ajang hiburan dibandingkan menggunakannya sebagai sarana mendapatkan informasi dan pembelajaran.

Hal ini disampaikan Ketua Forum Telematika KTI Hidayat Nahwi Rasul dalam diskusi bertajuk "Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Kualitas Demokrasi Indonesia" di Jakarta, Selasa (12/11/2013). Untuk mengatasi masalah tersebut, Hidayat berpendapat, harus ada agen-agen pembaruan yang yang dapat memproduksi konten-konten produktif di media sosial.

"Ini sebenarnya hanya masalah aksi reaksi saja. Karena di media sosial kita sejak awal banyak konten yang tidak produktif, maka akhirnya semuanya jadi ikut-ikutan tidak produktif juga," kata Hidayat.

Menurutnya, pemerintah melalui bidang pendidikan juga harus ikut bekerja mengatasi masalah ini. Pendidikan, ujar dia, selama ini hanya mengajarkan anak didiknya untuk menggunakan teknologi ICT, tapi tidak memproduksi sehingga pada akhirnya pengguna internet hanya menjadi masyarakat konsumtif.

"Harusnya anak sekolah itu diajarkan menggunakan teknologi ICT, dengan produktif. Misalnya mereka bisa diajarkan membuat blog. Mem-posting sesuatu yang informatif dan bermanfaat di sana," ujar dia.

Jika media sosial sudah berhasil digunakan secara produktif oleh masyarakat, lanjutnya, maka hasilnya akan sangat bermanfaat, tidak hanya bagi media sosial itu sendiri, tetapi juga bagi masyarakat. Misalnya, ujar dia, media sosial nantinya bisa dijadikan ajang berdemokrasi dengan adanya ajang saling tukar informasi yang bersifat positif.

"Bahkan media sosial nantinya bisa menjadi alternatif untuk menggantikan media-media mainstream yang saat ini sudah dikuasai oleh para politisi," pungkas Hidayat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.