"MM Online Learning", Inilah Kebebasan Belajar yang Penuh Tanggung Jawab!

Kompas.com - 03/03/2014, 20:58 WIB
Karena berbasis teknologi dan internet, teknik atau metode pembelajaran yang diterapkan tidak lagi utuh dengan tatap muka setiap hari di kelas, melainkan melalui video conference, diskusi kelompok dengan cara chatting, dan sebagainya menggunakan perangkat teknologi dan internet. www.shutterstock.comKarena berbasis teknologi dan internet, teknik atau metode pembelajaran yang diterapkan tidak lagi utuh dengan tatap muka setiap hari di kelas, melainkan melalui video conference, diskusi kelompok dengan cara chatting, dan sebagainya menggunakan perangkat teknologi dan internet.
Penulis Latief
|
EditorLatief

"Karena berbasis teknologi dan internet, teknik atau metode pembelajaran yang diterapkan tidak lagi utuh dengan tatap muka setiap hari di kelas, melainkan melalui video conference, diskusi
kelompok dengan cara chatting, dan sebagainya menggunakan perangkat teknologi dan internet," jelas Hanafi. 

Hanafi menuturkan, kegiatan tatap muka memang tetap dilaksanakan. Paling tidak, belajar tatap muka di kelas dilaksanakan selama dua kali, yaitu pada awal dan pada akhir semester.

Biasanya, kegiatan tatap muka pertama merupakan perkenalan antara mahasiswa dan dosen. Pada pertemuan pertama itu juga akan dijelaskan mengenai peraturan-peraturan yang berlaku selama perkuliahan dan penjelasan terkait perkuliahan berbasis online.

Selanjutnya, setiap minggu mahasiswa akan mendapatkan materi mata kuliah dari power points atau slide presentations yang dilengkapi dengan suara penjelasan dari dosen. Dari situ, mahasiswa bisa belajar atau melakukan review kapan pun dia mau.

Setelah mendengarkan review dan presentasi, mahasiswa berkewajiban untuk mengisi top up quiz terkait materi yang telah dipelajari sebelumnya. Kemudian, materi dapat berlanjut apabila seluruh pertanyaan dalam kuis dapat dijawab dengan benar.

Pada hari berikutnya, dosen bersama mahasiswa belajar melalui alternatif lain, seperti dengan forum chatting dan blog. Alternatif belajar itu sebagai sarana mahasiswa untuk memberikan pendapatnya berdasarkan pertanyaan yang diajukan oleh dosen dan sebaliknya.

"Dalam satu course ini, di mana satu mata kuliah dipelajari selama tiga bulan, akan ada satu kali dalam tiga bulan, metode pembelajaran dilakukan melalui video conference. Video ini adalah video belajar antara mahasiswa dengan dosen, dapat berupa presentasi tugas, diskusi langsung, maupun kuliah dari dosen tamu," paparnya.

Pada akhir perkuliahan, lanjut Hanafi, tetap akan ada kegiatan temu muka dengan pelaksanaan ujian akhir. Hal ini dilakukan untuk menanggulangi upaya kecurangan.

"Misalnya, jangan sampai sekretarisnya yang mengerjakan ujian karena online dan enggak ada yang mengawasi," kata Hanafi.

Saat ini, pendaftaran perkuliahan BINUS MM Online ditutup sejak 2 Oktober 2013. Pada Desember 2013 lalu, program MM Online ini sudah mulai diujicobakan kepada mahasiswa dan aktif dilaksanakan sejak Februari 2014.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X