Kompas.com - 15/04/2014, 04:42 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh. Kompas.com/SABRINA ASRILMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana mendirikan sekolah menengah kejuruan (SMK) di lembaga pemasyaratan (lapas) untuk anak-anak. Tujuan pendiriannya untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak itu agar tetap mengenyam pendidikan meski berada di lembaga pemasyarakatan.

"Kami memberikan dukungan penuh pembukaan SMK di lapas. Jadi walaupun di lapas, dia tetap bisa sekolah," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, Senin (14/4/2014). "Mereka masih muda-muda dan mereka adalah bagian dari saudara-saudara kita sendiri. Meski di lapas, tapi juga harus diberikan pendidikan lebih bagus."

Nantinya, kata Nuh, SMK akan diberi nama SMK Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK). Sekolah ini merupakan bagian dari layanan khusus karena berada di tempat khusus. Nuh berharap dengan adanya SMK ini, anak-anak binaan akan memiliki keterampilan.

Keterampilan tersebut, ujar Nuh, akan menjadi bekal mereka untuk melanjutkan hidup selepas dari lembaga pemasyarakatan. "Selesai dari sini bisa lanjut sekolah lagi atau bisa menciptakan lapangan kerja. Mereka pun punya kepercayaan diri," kata dia.

Rencananya, sekolah itu akan membuka beberapa jurusan. Nuh mengatakan, jurusan yang paling dibutuhkan di SMK ini adalah otomotif, teknologi informasi, dan pertanian.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.