Sekolah yang Cocok untuk Anak Penyandang Disabilitas

Kompas.com - 23/04/2014, 15:15 WIB
Yohanes Debrito Neonnub Sekolah Cita Buana menggelar talkshow bertajuk

JAKARTA, KOMPAS.com — Pada umumnya, anak penyandang disabilitas kesulitan belajar di sekolah formal. Anak dengan disabilitas disarankan untuk belajar mengembangkan bakat dan minat di sekolah khusus bagi anak berkebutuhan khusus.

"Anak berkebutuhan khusus bisa sekolah di sekolah formal, namun sering ditolak. Penolakan bukan karena anak kurang mampu, tetapi sekolah yang tidak mampu mendidik murid berkebutuhan khusus," kata Psikolog Pendidikan Vera Itabiliana Hadiwidjojo pada talkshow "What's Next" di Sekolah Cita Budi, Jakarta Selatan, Rabu (23/4/2014).

Menurut Vera, masih minim sekolah khusus bagi anak penyandang disabilitas. Untuk itu, dia menyarankan orangtua dengan anak berkebutuhan khusus lebih memperhatikan pengembangan minat dan bakat sang anak.

"Tidak perlu ikut mainstream bahwa untuk memiliki kemampuan anak harus kuliah. Orangtua bisa membantu mengembangkan minat anak dan membimbing dia menekuni minat tersebut," sambungnya.

Ditambahkan Vera, anak berkebutuhan khusus juga bisa belajar dan memiliki prestasi layaknya anak normal. Mereka bisa bermain musik, berolahraga, melukis, dan berkegiatan positif lainnya. Kreativitas ini yang harus terus didorong oleh orangtua untuk bisa dikembangkan anak.

Bila anak dengan disabilitas bisa fokus mengembangkan diri, kata Vera, mereka juga bisa mandiri dan memiliki semangat juang. Sekolah formal menjadi media pengembangan akademis anak, tetapi merupakan alternatif pengembangan minat sang anak.



EditorAna Shofiana Syatiri

Terkini Lainnya

Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Internasional
Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Nasional
Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Nasional
Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Megapolitan
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Nasional
Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Megapolitan
Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

Internasional
MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

Nasional
Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Regional
Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Regional
[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

Megapolitan
Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Regional
Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

Megapolitan

Close Ads X