Nuh: Soal UN Sulit agar Siswa Tidak Manja

Kompas.com - 01/05/2014, 14:33 WIB
KOMPAS.com/Indra Akuntono Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di Hari Guru Nasional 2013 dan HUT ke-68 PGRI, di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh menanggapi keluhan siswa mengenai materi soal ujian nasional (UN) yang dianggap tidak sesuai dengan materi yang diajarkan. Pada pelaksanaan UN tingkat SMA beberapa waktu lalu, beberapa siswa mengeluh kesulitan saat menjawab soal-soal yang diberikan.

"Kesulitan materi soal UN itu bisa jadi tantangan untuk siswa. Kami tidak ingin anak-anak menjadi manja," ujar M Nuh, saat menjawab pertanyaan wartawan, di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (1/5/2014).

Menurutnya, materi soal-soal UN sudah dibuat sedemikian rupa untuk mengetahui kemampuan dasar siswa. Kemendikbud, menurut Nuh, telah melakukan riset di seluruh provinsi untuk melihat berapa persen materi yang belum diajarkan. Tujuannya adalah untuk mengetahui kemampuan siswa di berbagai daerah.

"Soal kami buat, ada yang sulit dan ada yang mudah. Jika ada yang kesulitan, itu menunjukan perlunya perbaikan sistem dan kurikulum agar lebih baik lagi," ujar Nuh.

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas keberhasilan UN, Nuh juga mengingatkan para pelaksana di lapangan, termasuk pengawas ujian, untuk bekerja lebih maksimal. Meski soal dibuat dengan 20 variasi, kata Nuh, bukan berarti fungsi pengawasan diabaikan.

Saat ini, Kemendikbud masih melakukan persiapan UN untuk tingkat SMP, yang akan dilaksanakan pada 5 Mei mendatang. Hasil laporan perwakilan dinas pendidikan di beberapa provinsi menunjukkan tingkat kesiapan masing-masing dalam pendistribusian naskah soal UN.

Namun, di Provinsi Kalimantan Selatan masih terdapat kekurangan naskah soal sebanyak 7 amplop. Nuh mengatakan, akan segera melakukan tindak lanjut agar tidak terjadi kekurangan soal pada hari pelaksanaan UN. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh menanggapi keluhan siswa mengenai materi soal ujian nasional (UN) yang dianggap tidak sesuai dengan materi yang diajarkan.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorInggried Dwi Wedhaswary

Terkini Lainnya

LTMPT: Penerimaan Jalur SBMPTN 2019 Tergantung 6 Hal Ini

LTMPT: Penerimaan Jalur SBMPTN 2019 Tergantung 6 Hal Ini

Edukasi
Titik Terang Penyebab Korban Tewas Saat Kerusuhan 21-22 Mei...

Titik Terang Penyebab Korban Tewas Saat Kerusuhan 21-22 Mei...

Nasional
Ini Identitas 3 Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 yang Baru Ditemukan

Ini Identitas 3 Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 yang Baru Ditemukan

Regional
Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Megapolitan
Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Internasional
Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Nasional
Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Nasional
Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Megapolitan
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Nasional
Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Megapolitan
Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

Internasional
MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

Nasional
Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Regional

Close Ads X