Kompas.com - 17/06/2014, 13:31 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh, meninjau soal ujian Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), di Universitas Negeri Jakarta, Selasa (17/6/2014). KOMPAS.com/Abba GabrillinMenteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh, meninjau soal ujian Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), di Universitas Negeri Jakarta, Selasa (17/6/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh meminta kepada rektor perguruan tinggi negeri (PTN) agar mengurus masalah siswa kurang mampu. Menurut dia, siswa yang kurang mampu tersebut dapat langsung melapor kepada pihak kampus.

"Perlu ada komunikasi antara siswa dengan pihak kampus. Saya sudah minta agar dibuat tim khusus untuk melayani siswa yang bermasalah dengan urusan pembiayaan," ujar M Nuh, di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Selasa (17/6/2014).

Rektor UNJ Djaali mengatakan, di kampus UNJ, nantinya akan dibentuk suatu posko khusus untuk mengidentifikasi kategori siswa yang dalam kondisi keuangan lemah.

"Sebelum ditentukan siswa mana yang berhak mendapat bantuan, terlebih dulu akan dilakukan verifikasi formulir pendaftaran," ujar Djaali.

Menurut Djaali, sering kali saat mengisi kolom tingkat pendapatan di formulir pendaftaran, siswa beranggapan jika menulis angka yang besar, akan lebih besar peluang diterima di perguruan tinggi.

Padahal, dengan mengisi kolom pendapatan sesuai dengan keadaan sebenarnya, hal itu justru akan membantu pihak kampus untuk memberikan alternatif pemecahan masalah keuangan siswa.

Seusai melakukan inspeksi mendadak pelaksanaan Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SMBPTN) 2014, M Nuh menegaskan, tidak boleh ada lagi siswa yang telah lolos seleksi PTN tetapi gagal melanjutkan perkuliahan karena masalah pembiayaan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.