Mendikbud Minta Rektor PTN Bantu Calon Mahasiswa Tak Mampu

Kompas.com - 20/06/2014, 09:17 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dan Kepala Sekolah Menengah Negeri 285 Pulau Untung Jawa, Ilyas dalam inspeksi mendadak (sidak) Ujian Nasional hari ke-1, Senin (5/5/2014) KOMPAS.com / FITRI PRAWITASARIMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dan Kepala Sekolah Menengah Negeri 285 Pulau Untung Jawa, Ilyas dalam inspeksi mendadak (sidak) Ujian Nasional hari ke-1, Senin (5/5/2014)
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh meminta seluruh rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) agar semaksimal mungkin membantu calon mahasiswa yang memiliki kesulitan ekonomi, tetapi secara akademik memenuhi persyaratan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Jangan sampai calon mahasiswa tersebut (kesulitan ekonomi) tidak bisa melanjutkan kuliah karena persoalan biaya,” kata Nuh saat melantik sejumlah rektor PTN dan pejabat di lingkungan Kemdikbud, di Jakarta, Kamis (20/6/2014), seperti dikutip situs Sekretariat Kabinet.

Nuh bahkan meminta seluruh PTN membuka posko informasi untuk memberikan jalan keluar untuk mereka yang mengalami kesulitan dari sisi pembiayaan. Ia menyebutkan, banyak cara untuk memberikan kesempatan untuk calon mahasiswa yang tidak mampu, tetapi secara akademik memenuhi persyaratan.

“Apapun kebijakan itu selama untuk memberikan fasilitas kepada anak-anak tidak mampu, Kemdikbud memberikan dukungan penuh,” ucapnya.

Menurut Nuh, perguruan tinggi memiliki implikasi yang sangat luar biasa. Apabila perguruan tinggi tidak mampu memberikan bekal kompetensi yang memadai bagi peserta didik, kata Mendikbud, maka konsekuensinya masyarakat yang akan menanggung beban. Pasalnya, setelah selesai perguruan tinggi, mahasiswa akan kembali ke masyarakat.

“Tidak ada jenjang setelah jenjang pendidikan tinggi, dan pendidikan tinggi adalah jenjang pendidikan terakhir pada pendidikan formal yang dilalui anak-anak kita,” kata Nuh.

Nuh juga berpesan, hendaknya pimpinan perguruan tinggi  terus memberikan perhatian secara khusus terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi. Para mahasiswa hendaknya diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mampu mengeksplorasi potensi yang dimiliki, baik potensi akademik, sosial, dan kepemimpinan. Hal tersebut dapat dilakukan apabila dapat menumbuhkan iklim akademik, budaya, atmosfer yang sangat bagus di perguruan tinggi.

“Tanpa Iklim akademik, budaya, dan atmofer yang memadai, maka potensi-potensi yang dimiliki oleh para mahasiswa tidak akan tumbuh subur. Oleh karena itu beri ruang seluas-luasnya bagi para civitas akademika untuk mengeksplor potensi-potensi yang dimiliki,” pesan Mendikbud.

Mendikbud juga berpesan agar para pimpinan PTN dapat membenahi tata kelola perguruan tinggi, salah satunya tata kelola sumber keuangan. “Buat sistem yang baik dan semuanya dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Nuh.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X