Kompas.com - 23/10/2014, 08:07 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Warga negara Indonesia terpilih menjadi penerima Prince of Asturias Award 2014, untuk kategori kerja sama internasional, mewakili para program beasiswa Fulbright dari seluruh dunia. Dia adalah Sidrotun Naim.

"Congratulations to Dr. Sidrotun Naim who is recently selected to represent The Fulbright East Asia Pacific (EAP) to receive the Prince of Asturias Award 2014 under the category of International Cooperation!", tulis akun Facebook AMINEF/Fulbright Indonesia, pada akhir September 2014.

Naim bersama dengan empat alumnus lain Fulbright melakukan perjalanan ke Spanyol untuk penghargaan ini pada akhir Oktober 2014. Pada Rabu (22/10/2014), misalnya, dia sudah mengikuti acara resmi Kerajaan Spanyol. Acara puncak penghargaan baru akan berlangsung pada Jumat (24/10/2014).

"Kalau tahu acaranya se-official ini, saya akan menghubungi Kedutaan Indonesia di Madrid," tulis Naim di akun Facebook-nya, dari Oviedo, Spanyol, Rabu malam WIB. Dia baru saja usai mengikuti acara jamuan Kerajaan Spanyol, termasuk menikmati sajian sup yang sangat simbolik, sup mafalda, sebagaimana dikutip dari El Comercio.

"Untuk kedua kali dalam hidup saya, (saya) berkesempatkan membawa Merah Putih dikibarkan sejajar dengan bendera lain di dunia yang warga negaranya mendapat penghargaan/pengakuan."

Sebelumnya, Naim pernah mendapatkan penghargaan internasional di Perancis."Ada perasaan yang tidak bisa dituliskan bagaimana Merah Putih berkibar bukan di Indonesia, bukan di Kedutaan, tetapi di tempat umum di luar negeri dan dalam rangka sebuah penghargaan."

Naim pun bertutur bahwa di Spanyol, penghargaan Prince(ss) of Astuarias adalah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada warga dunia untuk bidang yang berbeda. "Termasuk yang pernah mendapat penghargaan ini sebelumnya adalah Bill Gates, Iker Casillas, (dan) Xavi Hernandez," sebut dia.

Pada Rabu siang, Naim mengenakan baju Lombang Batik karya Yati Law. Dia sebelumnya memang telah mengundang para pemilik usaha ekonomi kreatif yang berniat mempromosikan produknya untuk menjadi sponsor berupa pakaian dan pernak-pernik yang akan dia kenakan selama rangkaian seremoni penerimaan penghargaan ini.

Fulbright di Washington, Amerika Serikat, kata Naim, menunjuk lima alumnus beasiswa dari Pemerintah Amerika Serikat tersebut untuk penerimaan penghargaan ini. Lima wakil itu lalu bersepakat menunjuk Naim sebagai "ketua suku", seperti dia tulis di dinding Facebooknya pada 10 Oktober 2014. "Termasuk untuk menerima langsung penghargaan Prince(ss) of Asturia dari Raja Felipe dan Ratu Letizia," tulis dia.

Prestasi Naim

Dikutip dari akun AMINEF/Fullbright, Naim ditunjuk mewakili program beasiswa Fulbright ini karena sederet capaian, termasuk saat menerima beasiswa Fulbright. Dia adalah penerima gelar PhD untuk bidang Mikrobiologi Lingkungan melalui program PhD Fulbright Presidential. Dia sebelumnya juga mendapatkan sekaligus dua gelar master dari Universitas Arizona pada 2012.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.