Kompas.com - 01/12/2014, 10:46 WIB
Kalend memulai semua kisah suksesnya sebagai pendidik Bahasa Inggris di emperan Masjid Darul Falah, Kediri. Dok KemendikbudKalend memulai semua kisah suksesnya sebagai pendidik Bahasa Inggris di emperan Masjid Darul Falah, Kediri.
EditorLatief
KOMPAS.com — Dunia pendidikan di Indonesia tentu tak asing lagi dengan Muhammad Kalend Osen. Mantan santri Pondok Pesantren Gontor itu adalah pendiri Basic English Course (BEC). 

Kalend mendirikan BEC di Dusun Singgahan, Desa Palem, Kecamatan Pare, Kediri, Jawa Timur. Lembaga kursus bahasa Inggris yang didirikan pria berdarah Kalimantan Timur itu kelak menjadi cikal bakal lahirnya "Kampung Inggris" di Kabupaten Kediri.

Kalend memulai semua kisah suksesnya sebagai pendidik bahasa Inggris di emperan Masjid Darul Falah, Kediri. Tak heran, lelaki kelahiran 20 Februari 1945 itu memperoleh banyak penghargaan dari kiprahnya di dunia pendidikan.

Satu kalimat yang memotivasinya saat meninggalkan tanah Borneo sangat sederhana. "Saya ingin revolusi hidup," ujar Kalend yang saat itu berusia 27 tahun.

Motivasi itu berbuah kerja keras dan hasil yang mengagumkan. Terbukti, saat ini lulusan BEC mencapai 16.285 orang.

(Informasi ini disampaikan dengan dukungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X