Kompas.com - 01/12/2014, 15:44 WIB
Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA TRIBUN NEWS / DANY PERMANAMenteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan, saat ini kementeriannya tidak berniat untuk mengubah Kurikulum 2013. Menurut Anies, program kementeriannya saat ini adalah menyempurnakan kurikulum yang sudah ada.

"Kami tidak berniat mengganti kurikulum. Kami hanya ingin melakukan evaluasi untuk menyempurnakan kurikulum itu," ujar Anies, seusai bertemu dengan kepala dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia, Senin (1/12/2014).

Anies mengatakan, hasil evaluasi dari tim evaluasi kurikukum yang dipimpin oleh Dirjen Pendidikan Menengah akan diketahui pada pekan ini. Ia berharap waktu yang diperlukan untuk penyesuaian kurikulum dapat dilakukan secara cepat agar bisa diterapkan pada periode belajar semester II.

Anies mengatakan, tim evaluasi akan menilai secara obyektif mengenai kurikulum yang sudah berjalan. Narasumber tim evaluasi, sebut Anies, juga akan melibatkan berbagai kalangan. Salah satu yang dibahas oleh tim evaluasi adalah penyesuaian kurikulum antara daerah dan kota.

Meski demikian, Anies juga mengkritik pelaksanaan Kurikulum 2013 yang mulai dilaksanakan tanpa melalui proses evaluasi terlebih dahulu. Padahal, menurut dia, sudah ada aturan yang mengharuskan evaluasi sebelum suatu kurikulum digunakan.

"Kurikukum berevaluasi, gonta-ganti hanya bikin repot semua orang. Padahal, sudah ada peratuan pemerintah, kalau buat perubahan, itu harus evaluasi dulu, baru diterapkan," kata mantan Rektor Paramadina itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.