Semua Kepala Dinas Pendidikan Akan Diberi Buku Ki Hadjar Dewantara

Kompas.com - 01/12/2014, 16:38 WIB
Menteri Pendidikan Anies Baswedan saat meninjau toilet di SMP Negeri 1 Depok, Jawa Barat. Jumat (14/11/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusMenteri Pendidikan Anies Baswedan saat meninjau toilet di SMP Negeri 1 Depok, Jawa Barat. Jumat (14/11/2014).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Buku karangan tokoh pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, akan dibagikan secara gratis untuk semua kepala dinas pendidikan di Indonesia. Hal tersebut dituturkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan dalam pertemuan dengan lebih dari 600 kepala dinas, di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan, Jakarta, Senin (1/12/2014).

"Saya mau kasih buat semua kepala dinas, tetapi pas ke Yogya kemarin, stoknya tinggal sedikit. Nanti pemerintah akan cetak kalau penerbitnya sudah tidak ada," kata Anies.

Menurut Anies, pemikiran Ki Hadjar Dewantara harus kembali dihidupkan di dalam dunia pendidikan Indonesia. Salah satu pandangan tersebut adalah tentang memberikan sebuah standar pendidikan yang dilakukan secara proporsional atau adil. [Baca: Anies Baswedan Sebut Pendidikan Indonesia Gawat Darurat]

Soal standar pendidikan yang proporsional, Anies mengatakan sudah terlebih dahulu diterapkan di Finlandia. Adapun standar tersebut mengacu pada kata-kata Ki Hadjar Dewantara yang mengatakan bahwa jangan menyeragamkan hal-hal yang tidak perlu atau tidak bisa diseragamkan.

"Perbedaan bakat dan keadaan hidup anak dan masyarakat yang satu dengan yang lain harus menjadi perhatian dan diakomodasi," ujar Anies menirukan tulisan Ki Hadjar Dewantara.

Selain itu, tentang cara belajar murid di Finlandia yang lebih banyak bermain turut disebutkan di dalam buku tersebut. Ki Hadjar Dewantara mengungkapkan bahwa bermain adalah tuntutan jiwa anak untuk menuju ke arah kemajuan hidup jasmani maupun rohani.

Anies berharap agar semua kepala dinas bisa membaca dua buku yang dia akan berikan dan menularkan pemikiran-pemikiran tersebut kepada pelaksana pendidikan, termasuk guru, di wilayahnya masing-masing.

Anies juga ingin murid di semua sekolah bisa ketagihan untuk belajar dan tidak merasa terbebani saat menuntut ilmu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.