Incar Beasiswa untuk Belajar di Perancis? Ini Tipsnya - Kompas.com

Incar Beasiswa untuk Belajar di Perancis? Ini Tipsnya

Kompas.com - 22/12/2014, 05:49 WIB
www.shutterstock.com Ilustrasi kuliah di luar negeri

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Perancis membuka peluang beasiswa besar bagi mahasiswa asal Indonesia. Namun, penguasaan Bahasa Perancis menjadi syarat utama untuk dapat menempuh pendidikan dengan jalur beasiswa di negeri yang terkenal dengan menara Eifel itu.

Hal tersebut dungkapkan oleh atase kerjasama universitas Kedutaan Besar Perancis untuk Indonesia, Antoine Devoucoux de Buysson saat memberikan seminar tentang peluang studi di Perancis yang diselenggarakan di Mini Theatere PPB Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, belum lama ini.

Antoine menjelaskan, Perancis menjadi tujuan utama mahasiswa di dunia dalam menempuh pendidikan. Hal itu dikarenakan adanya kualitas pendidikan yang baik dengan biaya hidup relatif rendah.

Tidak sampai di situ, ia menyebutkan, pemerintah negaranya tidak membeda-bedakan mahasiswa dalam atau luar negeri. Mereka sama-sama berkesempatan mendapatkan subsidi biaya pendidikan alias gratis.

Pemerintah Prancis, lanjutnya, memang memberikan beasiswa dalam bentuk subsidi biaya pendidikan bagi para pelajar yang menuntut ilmu di negeri yang menjadi kiblat fashion dunia itu.

Namun ia mengingkatkan, para pelajar yang ingin mendapatkan subsidi haruslah mengambil program berbahasa Perancis dan mampu menggunakan Bahasa Perancis untuk bersosialisasi dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menepis anggapan bahwa Bahasa Perancis adalah bahasa yang sukar untuk dipahami. Bahasa Perancis, katanya, saat ini telah banyak digunakan oleh diplomat dan merupakan salah satu bahasa resmi PBB.

“Bahasa Perancis mudah dipahami. Selain itu Bahasa Perancis banyak digunakan diplomat dan menjadi bahasa resmi PBB setelah Bahasa Inggris,” ungkapnya pada acara yang digelar Warung Perancis UMY itu.

Di sisi lain ia juga menerangkan bahwa masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim tidak perlu khawatir ketika tinggal di negaranya. Sebab ia mengaku, penduduk Perancis sangat terbuka dengan pendatang, lebih-lebih yang memiliki latar belakang kepercayaan yang berbeda. (Hamim Thohari)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorBayu Galih

Terkini Lainnya

Pipa Terdampak Proyek LRT, Suplai Air di Sejumlah Wilayah DKI Akan Terganggu

Pipa Terdampak Proyek LRT, Suplai Air di Sejumlah Wilayah DKI Akan Terganggu

Megapolitan
Belum Isi LHKPN, M Taufik Minta Sekretariat DPRD DKI Bikin Bimbingan

Belum Isi LHKPN, M Taufik Minta Sekretariat DPRD DKI Bikin Bimbingan

Megapolitan
Penumpang Dirampok saat Kereta Berhenti 10 Menit akibat Masalah Sinyal

Penumpang Dirampok saat Kereta Berhenti 10 Menit akibat Masalah Sinyal

Internasional
Cerita Yusril di Balik Keputusan Presiden Jokowi Bebaskan Abubakar Ba'asyir

Cerita Yusril di Balik Keputusan Presiden Jokowi Bebaskan Abubakar Ba'asyir

Nasional
Bareskrim Tangkap Seorang WNA Penyelundup Sabu Melalui Pakaian dan Handuk

Bareskrim Tangkap Seorang WNA Penyelundup Sabu Melalui Pakaian dan Handuk

Nasional
Uu Minta Kader PPP Angkat Tangan dan Angkat Kaki Saat Kampanye

Uu Minta Kader PPP Angkat Tangan dan Angkat Kaki Saat Kampanye

Regional
Hidayat Nur Wahid Nilai Capres Tak Perlu Diminta Saling Apresiasi Usai Debat

Hidayat Nur Wahid Nilai Capres Tak Perlu Diminta Saling Apresiasi Usai Debat

Nasional
Vietnam Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kedua Kim Jong Un dan Trump

Vietnam Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kedua Kim Jong Un dan Trump

Internasional
Segera Bebas, Keluarga Fokus Rawat Abu Bakar Ba'asyir di Rumah

Segera Bebas, Keluarga Fokus Rawat Abu Bakar Ba'asyir di Rumah

Regional
Pemkot Jakbar Akan Hapus Ratusan Loksem Bermasalah

Pemkot Jakbar Akan Hapus Ratusan Loksem Bermasalah

Megapolitan
Moratorium Galian C Jadi Solusi Tepat Selamatkan Lingkungan di Kota Tasik

Moratorium Galian C Jadi Solusi Tepat Selamatkan Lingkungan di Kota Tasik

Regional
Komnas HAM: Kedua Pasangan Capres-Cawapres Belum Paham Konsep HAM

Komnas HAM: Kedua Pasangan Capres-Cawapres Belum Paham Konsep HAM

Nasional
Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu atas Dugaan Kampanye Terselubung

Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu atas Dugaan Kampanye Terselubung

Nasional
Pencuri di Jaktim Incar Anak di Bawah Umur yang Bawa Sepeda Motor

Pencuri di Jaktim Incar Anak di Bawah Umur yang Bawa Sepeda Motor

Megapolitan
Tony Prasetiantono Dimakamkan di Makam Keluarga Besar UGM

Tony Prasetiantono Dimakamkan di Makam Keluarga Besar UGM

Regional

Close Ads X