Kompas.com - 29/12/2014, 21:04 WIB
Hujan abu letusan Gunung Kelud tidak menyurutkan semangat para Pramuka Siaga untuk mengikuti apel Lomba Pesta Siaga Kwartir Ranting Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (15/2/2014). Karena alasan kesehatan dan keselamatan para siswa, lomba tersebut ditunda hingga kondisi alam dan lingkungan kembali bersahabat. 

KOMPAS/Wawan H PrabowoHujan abu letusan Gunung Kelud tidak menyurutkan semangat para Pramuka Siaga untuk mengikuti apel Lomba Pesta Siaga Kwartir Ranting Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (15/2/2014). Karena alasan kesehatan dan keselamatan para siswa, lomba tersebut ditunda hingga kondisi alam dan lingkungan kembali bersahabat.
EditorPalupi Annisa Auliani

BOGOR, KOMPAS.com — Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyerukan anggota Pramuka di Tanah Air membantu Badan SAR Nasional untuk mencari pesawat AirAsia berkode penerbangan QZ8501.

"Pramuka, khususnya yang tinggal di pesisir dan daerah pegunungan di sekitar dugaan lokasi terakhir pesawat, bantu pencarian pesawat itu dan penumpangnya," kata Adhyaksa, di Bogor, Jawa Barat, Senin (29/12/2014), seperti dikutip dari siaran persnya.

Pesawat AirAsia berkode penerbangan QZ8501 hilang saat terbang dari Surabaya menuju Singapura, Minggu (28/12/2014) pagi. Pencarian saat ini berlangsung di perairan di sekitar Belitung Timur.

Berbicara di sela pencanangan Pramuka Peduli Tahun Baru "Pramuka Amankan Jalur Puncak Bogor" di Halaman Masjid Amalia, Universitas Juanda, Bogor, Adhyaksa menyatakan Pramuka harus hadir di tengah masyarakat dalam beragam kondisi, termasuk ketika ada musibah atau kesulitan tengah dihadapi masyarakat.

Adhyaksa juga meminta  para anggota Pramuka yang bertetangga dengan keluarga para penumpang dan kru pesawat itu turut membantu meringankan beban mereka. "Bantu apa saja yang bisa dibantu yang pada intinya dapat meringankan beban mereka," ujar dia.

Menurut Adhyaksa, Pramuka harus berperan di lingkungan agar manfaat keberadaannya dapat benar-benar dirasakan masyarakat. Dia pun mengaku sudah menghubungi Pramuka di Bangka Belitung dan Jawa Timur agar mengirimkan anggoata mereka untuk membantu pencarian pesawat maupun meringankan keluarga penumpang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.