Kuliah di Belanda Tak Seindah yang Dibayangkan...

Kompas.com - 10/03/2015, 15:54 WIB
Mahasiswa Indonesia di acara StuNed Day 2015, di KBRI Den Haag, Belanda, Sabtu (7/3/2015). Pada awal-awal kuliah semester pertama, ibarat bulan madu, semua yang terlihat dan terasa begitu indah di Belanda.  M Latief/KOMPAS.comMahasiswa Indonesia di acara StuNed Day 2015, di KBRI Den Haag, Belanda, Sabtu (7/3/2015). Pada awal-awal kuliah semester pertama, ibarat bulan madu, semua yang terlihat dan terasa begitu indah di Belanda.
Penulis Latief
|
EditorLatief

Kedua adalah fase ' I hate this country'. Di fase ini biasanya mahasiswa mulai stres. Apa yang ia lakukan selalu salah. Bingung dan tak tahu harus berbuat apa biasanya dialami oleh mereka.

"Kebiasaan anak-anak Indonesia itu adalah sulit menyampaikan masalah. Harusnya tidak begitu, sebab malah akan semakin tidak bagus efeknya. Apapun, bukan cuma masalah akademik, urusan non-akademik juga harus dikeluarkan uneg-unegnya. Urusan kangen rumah, putus pacaran dan lain-lain itu harus diceritakan ke teman atau sahabat. Jangan dipendam," kata Indy.

Indy mengakui, menyimpan masalah sendiri tanpa bisa mencari rekan atau sahabat yang bisa menjadi tempat berbagi masalah akan berakibat fatal. Ujung-ujungnya, karena urusan emosional, efeknya akan menggangu akademik. Kuliah bisa berantakan.

"Pasti ada jalan keluarnya kalau mau berbagi dengan orang lain. Di sini ada kan PPI (Persatuan Pelajar Indonesia), harus dimanfaatkan. Harus bergaul," tambahnya.

Kemudian, fase ketiga adalah fase mulai beradaptasi dengan baik (adjustment and acceptance phase). Mahasiswa tidak lagi kaget. Semua masalah sudah bisa teratasi. Hal-hal yang tidak biasa, menjadi biasa dan lazim.

"Setelah ketiga fase itu terlewat, fase keempat atau terakhir adalah fase paling membahagiakan, yaitu fase ' I Love Holland'," kata Indy.

Di fase ini, mahasiswa seperti menemukan apa yang ia cari. Bisa impian awalnya ketika pertama menggagas rencana studi atau hal lain yang tak ia duga. Intinya, lanjut Indy, semua indah pada waktunya. Lebih indah dari fase bulan madu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini memang dinamika studi di Belanda. Tak semua juga melewati fase itu, bahkan bisa juga mahasiswa langsung ada di fase keempat. Semua tergantung mahasiswa itu sendiri," ujar Indy.

Baca: Serius... Jangan "Memble" Kuliah di Negeri Orang!

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X