852.093 Pendaftar SNMPTN Siap "Bersaing" Masuk Universitas Negeri

Kompas.com - 16/03/2015, 16:00 WIB
Siswa yang bisa mendaftar adalah siswa yang rekam jejak prestasinya tercatat di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Untuk itu, sekolah yang belum mengisi PDSS dihimbau untuk segera melakukan pengisian www.shutterstock.comSiswa yang bisa mendaftar adalah siswa yang rekam jejak prestasinya tercatat di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Untuk itu, sekolah yang belum mengisi PDSS dihimbau untuk segera melakukan pengisian
Penulis Latief
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Dengan berakhirnya masa pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), panitia pusat SNMPTN 2015 menyampaikan bahwa jadwal pengisian dan verifikasi data sekolah dan akademik siswa pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah dan siswa secara online telah dimulai pada 22 Januari hingga 12 Maret 2015 secara nonstop. Layanan online PDSS telah berjalan lancar dan tanpa gangguan yang berarti.

"Kegiatan pendaftaran, berupa pengisisan borang pendaftaran dan pemilihan PTN dan program studi oleh siswa yang dimulai tanggal 13 Februari sampai 15 Maret pukul 23.59 WIB juga berjalan sangat lancar, tanpa gangguan, baik pada jaringan maupun perangkat yang dimiliki panitia," ujar Ketua Umum SNMPTN 2015, Prof Rochmat Wahab, dalam siaran pers di Jakarta, Senin (16/3/2015).

Hingga berakhirnya jadwal pendaftaran, saat ini terdapat 852.093 siswa mendaftar yang berasal dari 15.317 sekolah, baik di dalam maupun Sekolah Republik Indonesia (SRI) di luar negeri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 153.229 siswa diantaranya adalah pemohon/pendaftar Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi.

"Jumlah pendaftar tahun ini meningkat 9,5 persen dibandingkan tahun lalu, yang ditandai dengan peningkatan jumlah unit sekolah yang mengisi PDSS di seluruh provinsi," ujar Rochmat.

Dia menambahkan, secara khusus juga peningkatan signifikan juga terjadi untuk kawasan Indonesia Timur. Kenaikan itu terjadi di Provinsi Sulawesi Utara sebanyak 31.2 persen, Sulawesi Tengah 37.5 persen, Sulawesi Barat 39.2 persen, Papua 39.8 persen, Maluku Utara 43,6 persen, Nusa Tenggara Timur 51.6 persen, Papua Barat 59.3 persen, serta Maluku 73.1 persen.

Peningkatan jumlah unit sekolah yang mengisi PDSS di kawasan Timur Indonesia tersebut dibarengi pula dengan peningkatan jumlah siswa yang mendaftar, yaitu di atas 20 persen. Bahkan, untuk Provinsi Maluku Utara naik sebanyak 70,8 persen.

"Kami ingatkan kepada seluruh siswa bahwa masih ada tahapan yang harus dilalui, yaitu pengisian Nomor Ujian Nasional (NUN) pada borang pendaftaran. Kami harapkan setelah siswa mendapatkan NUN, segera login kembali ke laman Panitia untuk mengisikannya, jangan sampai salah dan terlambat," ujar Rochmat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alasan tidak boleh terlambat, lanjut Rochmat, hanya siswa pendaftar telah mengisikan NUN yang dapat mencetak Kartu Tanda Peserta SNMPTN 2015 sebagai bukti bahwa siswa telah mendaftar SNMPTN 2015 dengan tuntas. Adapun periode pengisisan NUN dan cetak Kartu Tanda Peserta SNMPTN 2015 adalah 14 April sampai 28 April 2015 pukul 22:00 WIB.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.