Kompas.com - 18/04/2015, 07:00 WIB
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2015 masih mengalami beberapa masalah, salah satunya kebocoran soal. Hal ini menjadi peringatan keras dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan kepada para instansi pendidikan. 

"Kejadian ini telah mencederai jutaan para pelaku pendidikan yang telah berusaha keras untuk melaksanakan UN dengan penuh kejujuran. Seperti para siswa yang telah belajar dengan keras, serta para guru yang mengajar dengan keras untuk mensukseskan UN yang jujur," kata Mendikbud di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (15/4/2015) lalu.

Mendikbud juga mengatakan, walau skala kebocoran terjadi sangat kecil, hanya 30 booklet dari 11.730 booklet yang ada atau sekitar 0.025 persen, namun hal ini tidak bisa didiamkan.

"Untuk itu, jika melihat ada praktek kecurangan segera laporkan ke pihak yang berwenang," kata Mendikbud.

Mendikbud mengatakan, tidak perlu ada toleransi bagi kecurangan yang selalu terjadi saat pelaksanaan UN. Menindak dengan keras dan segera melaporkan bisa menjadi tindakan utama perlu dilakukan saat melihat kecurangan itu.

"Bagi siapa saja, jika ada oknum sekolah, perguruan tinggi negeri, ataupun instansi lainnya melihat dan menyadari bahwa ada praktik kecurangan, segera dilaporkan ke pihak yang berwajib," ujarnya.

Mendikbud juga mengatakan perlu apresiasi kepada semua pihak yang memilih untuk melaksanakan UN dengan jujur dan menjaga integritas. Hal tersebut menjadi kekuatan untuk perbaikan UN ke depannya.

"Dengan menerapkan dan mendukung sistem UN yang mengutamakan indeks integritas, maka akan dapat mendeteksi indikasi praktik kecurangan," ujar Mendikbud.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.