Kompas.com - 14/07/2015, 17:37 WIB
Ilustrasi KOMPAS/JITETIlustrasi
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menandatangani Peraturan Bersama (Perber) mengenai Penyelenggaraan Pendidikan Indonesia di Luar Negeri.

Penandatanganan itu di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Selasa (14/7/2015).

"Penandatanganan peraturan bersama ini merupakan suatu jaminan dan komitmen negara untuk memberikan hak pendidikan kepada semua anak bangsa dan kebetulan yang kita tandatangani saat ini menyangkut anak-anak bangsa yang berada di luar negeri," kata Retno seperti dikutip Antara.

Menurut dia, tidak semua anak dan warga Indonesia di luar negeri dapat mengenyam pendidikan dengan mudah. Untuk itu, perlu upaya lebih dari pemerintah untuk menjamin semua anak bangsa di luar negeri tetap mendapatkan pendidikan yang memadai.

"Maka dengan penandatanganan peraturan bersama ini, kami ingin memastikan agar pendidikan itu dapat kita berikan pada anak-anak bangsa di luar negeri," ujar dia.

Sebelumnya, ada Keputusan Bersama Menlu dan Mendikbud tentang Pedoman Penyelenggaraan Sekolah Indonesia di Luar Negeri yang ditandatangani pada 22 Januari 1981.

Peraturan Bersama yang baru ditandatangani itu adalah pengaturan lebih menyeluruh dari penyelenggaraan pendidikan warga Indonesia di luar negeri, yakni untuk mengakomodasi berbagai perubahan yang terjadi, termasuk penyelenggaraan pendidikan formal dan nonformal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anies mengatakan, dengan telah ditandatanganinya Peraturan Bersama itu, tidak ada satu pun anak-anak Indonesia yang putus sekolah karena sulit mendapatkan layanan pendidikan di luar negeri.

"Ini sejalan dengan amanat UUD 1945 pasal 31 ayat 1 bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan," ujar Anies.

Dia menyebutkan, saat ini ada 14 sekolah Indonesia di luar negeri, yang diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat, untuk lebih dari 3.000 siswa WNI. Sekolah-sekolah ini berada di Kuala Lumpur, Kota Kinabalu, Singapura, Davao, Bangkok, Yangon, Tokyo, Jeddah, Riyadh, Mekkah, Kairo, Den Haag, Moskow, dan Beogard.

Halaman:


Sumber Antara
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.