Kompas.com - 17/08/2015, 20:30 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.
Penulis Latief
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Kemajuan teknologi dan pesatnya inovasi di dunia teknologi informasi telah menghadirkan fenomena ubiquitous atau ada di mana-mana, yaitu fenomena berupa mudahnya mendapat informasi apapun, terutama yang diperlukan dalam dunia pendidikan. Semua dapat diperoleh dalam waktu instan tanpa harus membangun sarana prasarana fisik sekolah.

Demikian dikatakan Lucyanna Pandjaitan, CEO dan Presiden Direktur IndonesiaX, usai memperkenalkan Massive Open Online Course (MOOC) sebagai ‘Persembahan untuk Negeri’ bertepatan dengan perayaan HUT RI ke-70, Senin (17/8/2015). Massive Open Online Course  IndonesiaX merupakan platform pendidikan gratis secara online yang dapat diikuti oleh siapa saja. 

"Infrastruktur yang dibutuhkan berbentuk konektivitas berupa jaringan internet. Ini adalah penyempurna pendidikan yang murni memanfaatkan teknologi informasi untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan pendidikan dengan memanfaatkan fenomena ubiquitous itu tadi," ujar Lucyanna.

Dean Jay Mathew, COO dan Direktur IndonesiaX menambahkan bahwa IndonesiaX adalah cara belajar baru, karena konsep tersebut membawa perguruan tinggi dan institusi pendidikan di Indonesia berkesempatan membagikan pengetahuan mereka kepada masyarakat Indonesia melalui platform independen.

"Artinya, siswa dapat mencari segala macam program studi atau keterampilan yang menarik di satu tempat. Ini bermanfaat bagi siswa yang untuk mendapat akses ke pendidikan terbaik. Kami dalam hal ini ingin membantu universitas dan institusi pindah ke ruang digital dan mengembangkannya," kata Dean.

Untuk melaksanakan konsep tersebut saat ini IndonesiaX telah bekerjasama dengan berbagai universitas dan perusahaan antara lain Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, PT Bursa Efek Indonesia, Rumah Perubahan, dan banyak lagi. Dalam waktu dekat, IndonesiaX juga akan meluncurkan MOOC program studi engineering di Institut Teknologi Bandung, ‘Introduction to Broadcasting’ dari PT Net Mediatama Televisi, serta program studi lainnya.

Sementara itu, dalam sambutan pada hari peluncurannya, Ketua Dewan Penasihat (Advisory Council) IndonesiaX Prof Mohammad Nuh mengatakan bahwa pendidikan adalah modal dalam membangun sebuah bangsa dan bagian dari hak asasi manusia. Dengan demikian, lanjut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu, siapapun berhak mendapatkan pendidikan yang baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini, ada dua persoalan esensial dalam dunia pendidikan di Indonesia, yakni akses dan kualitas. Persoalan pendidikan terkait dengan akses adalah mencakup terbatasnya ketersediaan dan keterjangkauan sarana dan prasarana pendidikan, sedangkan persoalan kualitas mencakup keterbatasan tenaga pengajar, kurikulum, sarana prasarana, dan tata kelola yang baik," ujar Nuh.

Untuk itulah, konsep online course adalah adalah sebuah terobosan untuk mengatasi masalah keterbatasan sarana prasarana, yaitu gedung sekolah.

"Dalam teori konvensional, bangunan sekolah harus ada secara fisik, tapi sejak kita mengenal virtual domain atau dunia maya, hal tersebut tidak menjadi kendala," ujar Nuh.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.