Kompas.com - 01/09/2015, 13:42 WIB
|
EditorLatief

"Murid di sini kebanyakan adalah anak-anak pedagang pasar atau tukang becak," ucap Emy.

"Sebelum pos PAUD didirikan, mereka sering menghabiskan waktu di pasar sambil menunggu orang tua selesai bekerja," ujarnya.

Emy mengakui, sering kali orang tua mereka tidak mampu membayar. Ia pun tak sungkan memberikan pengajaran secara cuma-cuma.

Namun, lama kelamaan, karena banyak anak kurang mampu mendaftar, permasalahan dana pun muncul. Padahal, subsidi pemerintah saat itu terbatas. Untungnya, UNICEF dengan dukungan Alfamart dan Alfamidi memberikan Emy dan pos PAUD-nya harapan untuk terus melaju.

Memang, lini industri pun kian menyadari kebutuhan akan sumber daya manusia berkualitas yang dipupuk sejak usia dini. Sejak 2012 misalnya, tercatat sudah enam PAUD di sekitar Sunter dan Kerawang masuk dalam daftar binaan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Tak hanya bantuan renovasi bangunan atau kelengkapan fasilitas saja, kesejahteraan guru PAUD tersebut juga ikut ditingkatkan. Selain itu, seminar rutin guru pun terus diadakan agar kualitas pengajaran tetap terjaga.

Contoh saja PAUD Gembira di Sungai Bambu, Sunter. Awalnya, PAUD ini hanya menggunakan pos RW sebagai ruang kelas sampai akhirnya tak mencukupi lagi. Kini, para siswa dapat belajar dalam bangunan layak dan nyaman juga fasilitas lengkap.

Tak jauh dari PAUD Gembira, sekitar 40 murid di PAUD Riang pun kini tak perlu berdesakan dalam bangunan sempit. Bahkan, para ibu yang sedang menunggu anak mereka juga turut diberikan pengajaran bagaimana membangun home industry.

"(Dengan bantuan ini) Semoga anak-anak Indonesia bisa mendapatkan pendidikan yang menyenangkan, atraktif, dan di saat yang sama juga membangun mental dan karakter sejak kecil sehingga bisa menjadi dasar manusia Indonesia yang baik," ungkap Bob Azam, Direktur Administrasi TMMIN, Senin (31/8/2015).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.