Kompas.com - 07/02/2016, 23:12 WIB
|
EditorAprillia Ika
JAKARTA, KOMPAS.com — Kesenjangan di bidang pendidikan masih menjadi satu faktor yang menghambat masyarakat Indonesia dalam menghadapi persaingan global.

Hal tersebut diutarakan oleh koordinator komite lokal AIESEC Universitas Indonesia, Cania Mutia, saat menggelar kampanye bertajuk "The Greates Children; All Equal Education" saat car free day di Jakarta, Minggu (7/2/2016).

Cania menuturkan, melalui kampanye tersebut, AIESEC UI sebagai lembaga nirlaba yang fokus pada pendidikan mencoba untuk mengurangi kesenjangan pendidikan tersebut.

"Biasanya kesenjangan terjadi dalam bentuk kurangnya pengajaran bahasa asing dan minimnya fasilitas belajar mengajar. Tidak hanya di sekolah informal, tetapi juga di sekolah-sekolah swasta," ujar Cania.

Selain memberikan pemahaman terkait pendidikan, kampanye itu juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dengan cara memberikan donasi.

"Setelah masyarakat paham apa yang menjadi masalah, kami ajak mereka untuk menyebarkannya melalui media sosial. Mereka juga bisa melakukan donasi. Dengan memberikan Rp 5.000, berarti mereka telah memberikan satu buku untuk anak-anak di sana," kata dia.

Menurut Cania, dana dari donasi tersebut akan disalurkan ke Saung Pustaka Air Ciliwung untuk mendukung kegiatan pendidikan informal di sana. Di sana ada perpustakaan, juga tenaga pengajar sukarelawan yang datang beberapa hari sekali.

"Kalau dulu anak-anak bermain di kali usai sekolah, sekarang mereka lebih suka bermain sambil belajar di Saung Pustaka Ciliwung," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.