Menteri Anies Klaim Ujian Berbasis Komputer Sukses

Kompas.com - 07/04/2016, 11:58 WIB
Kompas.com/ Syahrul Munir Siswa kelas XII SMK NU Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (30/3/2016) tengah melakukan simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengklaim Program Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Indonesia berlangsung sukses.

Anies mengakui, ada beberapa daerah yang mengalami kendala saat melaksanakan UNBK. Penyebabnya, yakni krisis listrik serta jaringan internet yang mengalami 'down'.

"Tapi kejadiannya kalau dihitung persentase itu kecil sekali. 0,003 persen. Ya, alhamdullilah berjalan lancar," ujar Anies di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (7/4/2016).

Apalagi, kendala-kendala itu sudah dicarikan solusinya. Bagi sekolah yang mengalami krisis listrik, maka menunggu ujian susulan.

Adapun sekolah yang mengalami 'server down' sudah bisa langsung diperbaiki.

"Jadi tidak ada satu pelajar pun dirugikan dari UNBK ini," ujar Anies.

Anies memberikan gambaran, peserta UNBK tahun 2016 ini meningkat dibandingkan tahun lalu. Tahun 2015, hanya 107.000 pelajar yang mengikuti UNBK. Tahun 2016 ini meningkat drastis menjadi 921.000 pelajar.

Anies pun berkomitmen jumlah pelajar yang ikut UNBK akan meningkat pada tahun-tahun berikutnya disertai dengan persiapan infrastruktur.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorSandro Gatra
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X