Jalani Dua Program Tanpa Izin, Rektor Unima Diganti - Kompas.com

Jalani Dua Program Tanpa Izin, Rektor Unima Diganti

Kompas.com - 13/05/2016, 16:58 WIB
Fachri Fachrudin Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir di Kemenristekdikti, Jakarta Selatan, Jumat (13/5/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir memberhentikan Rektor Universitas Negeri Manado, Sulawesi Utara, Pilotheus Tuerah.

Pasalnya, Unima terindikasi menyelenggarakan pendidikan yang tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Ada beberapa poin pelanggaran, yakni penyelenggaraan program pascasarjana kelas jauh di Nabire, Papua untuk program studi magister pendidikan dan administrasi negara.

Nasir menjelaskan, dua program studi ini bermasalah lantaran belum mendapatkan izin dari Kemenristekdikti.

(baca: Menteri Nasir: Jual Ijazah Palsu, 4 Kampus Dibekukan, Dua Rektor Dicopot)

"Kelas jauh di Nabire ini berarti penyelenggara pendidikan yang ada di Unima melanggar UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi," kata Nasir saat jumpa pers di kantornya di Jakarta, Jumat (13/5/2016).

Berdasarkan laporan sementara, ada 108 mahasiwa untuk dua program tersebut. Rinciannya, 67 mahasiswa program Magister Pendidikan dan 41 mahasiwa program Magister Administrasi Negara.

Bahkan, Unima sudah mengeluarkan 34 ijazah. "Prodi Magister Pendidikan 13 ijazah. Untuk prodi Administrasi Negara 21 ijazah," kata Nasir.

Kelas kedua program studi itu dimulai pada 11 september 2013. Ujian tesis dilakukan pada 7 dan 8 juli 2015 dan wisuda 9 Juli 2015.

Saat ini, pihaknya sudah mengeluarkan surat keputusan yang memberhentikan Pilotheus Tuerah.

"SK-nya sudah saya tandatangani hari ini dan menunjuk pejabat pelaksana hariannya Jamal Wiwoho yang juga selaku inspektur jenderal Kemenristekdikti," tutur Nasir.

Sementara calon rektor yang baru masih dalam proses seleksi.


EditorSandro Gatra

Terkini Lainnya

Guru Bahasa Didorong Kuasai Multi Literasi

Guru Bahasa Didorong Kuasai Multi Literasi

Edukasi
Tahun Keempat Jokowi-JK, Angin Segar bagi PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan...

Tahun Keempat Jokowi-JK, Angin Segar bagi PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan...

Nasional
Rekonstruksi Menguak 5 Fakta Baru dalam Kasus 'Peluru Nyasar' DPR RI

Rekonstruksi Menguak 5 Fakta Baru dalam Kasus "Peluru Nyasar" DPR RI

Megapolitan
Beasiswa Penuh Program S2 Inggris dari Chevening

Beasiswa Penuh Program S2 Inggris dari Chevening

Edukasi
Gubernur NTT: ASN Boleh Kaya, tetapi Harus Kerja seperti Tanam Bawang

Gubernur NTT: ASN Boleh Kaya, tetapi Harus Kerja seperti Tanam Bawang

Regional
Kabar Dunia Sepekan: Raibnya Jurnalis Saudi, hingga Ancaman Putin

Kabar Dunia Sepekan: Raibnya Jurnalis Saudi, hingga Ancaman Putin

Internasional
Ketika 7 Tarian Nusantara Pukau Publik Chile di Peñaflor...

Ketika 7 Tarian Nusantara Pukau Publik Chile di Peñaflor...

Internasional
Di Rusia, Ridwan Kamil Singgung 'One Village One Company' dan 'Happiness Program' untuk Jawa Barat

Di Rusia, Ridwan Kamil Singgung "One Village One Company" dan "Happiness Program" untuk Jawa Barat

Regional
Saudi Akui Jamal Khashoggi Tewas di Gedung Konsulat akibat Bertikai

Saudi Akui Jamal Khashoggi Tewas di Gedung Konsulat akibat Bertikai

Internasional
Kalyana Anjani Jadi Lulusan Termuda ITB pada Usia 18 Tahun, Ini Rahasianya

Kalyana Anjani Jadi Lulusan Termuda ITB pada Usia 18 Tahun, Ini Rahasianya

Regional
'Saya Kaget Pengurusan PTSL Nol Biayanya...'

"Saya Kaget Pengurusan PTSL Nol Biayanya..."

Megapolitan
Longsor di Poncol Magetan Rusak Rumah Warga, Talud Dipasang

Longsor di Poncol Magetan Rusak Rumah Warga, Talud Dipasang

Regional
Komnas HAM: Tak Ada Langkah Konkret Jaksa Agung Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Komnas HAM: Tak Ada Langkah Konkret Jaksa Agung Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Regional
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

Regional

Close Ads X