Soleh Solihun
Stand Up Comedian

Mantan wartawan yang kini jadi komika alias stand up comedian, penyiar radio, dan pengisi program televisi. Baru-baru ini menerbitkan buku ketiganya yang berjudul "Majelis Tidak Alim."

10 Pesan Moral Film "AADC 2"

Kompas.com - 17/05/2016, 11:36 WIB
Dian Sastrowardoyo pemeran Cinta dalam film Ada Apa dengan Cinta? 2 berposes saat melintas di karpet merah sebelum gala premiere AADC?2 di Empire Premiere XXI Yogyakarta, Sabtu (23/4) malam. Wisnu NugrohoDian Sastrowardoyo pemeran Cinta dalam film Ada Apa dengan Cinta? 2 berposes saat melintas di karpet merah sebelum gala premiere AADC?2 di Empire Premiere XXI Yogyakarta, Sabtu (23/4) malam.
EditorWisnu Nugroho

Dua minggu lalu, saya baru kesampaian nonton film Ada Apa Dengan Cinta 2, setelah dua juta orang lebih dulu menontonnya.

Alhamdulillah, kali ini saya bisa menonton bersama istri, berbeda dengan ketika AADC pertama rilis, 14 tahun lalu. Saat AADC, saya menontonnya bersama seorang teman pria, di bioskop 21 Jalan Maskumambang, Bandung, yang kini telah tiada.

Saya masih ingat, mengantre siang hari bolong, ada di barisan paling depan, sedangkan antrean mengular jauh ke belakang, dan para pengantre sebagian besar remaja putri. Haha. Gengsi, tapi ditahan. Biarlah malu, yang penting rasa penasaran terobati.

Karena ingatan ini, AADC 2 akan menarik bagi mereka yang punya kenangan tersendiri pada film pertamanya. Buat yang belum pernah menonton, atau tak merasa terkesan oleh film pertamanya, maka AADC 2 akan jadi film yang biasa saja.

Yang membuat AADC 2 istimewa adalah rasa kangen yang terobati pada karakter-karakter di film pertama, dan chemistry di antara mereka masih terasa begitu hangat.

Ah, apalagi senyum manis salah tingkah dari Rangga dan Cinta ketika mereka akhirnya bisa bertemu dan berduaan setelah putus bertahun-tahun. Begitu menggemaskan!

Bukan hanya Cinta yang penasaran pada ujung hubungan Rangga dan Cinta, tapi juga jutaan orang yang sudah jatuh cinta pada AADC.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nah, AADC 2 menjawab semua pertanyaan itu. Cinta, juga jutaan orang yang sudah menonton film pertamanya, akhirnya bisa tidur nyenyak, tanpa memikirkan berapa purnama yang harus dihabiskan untuk menunggu kepastian dari Rangga.

Sodara-sodara, setelah menonton AADC 2, saya mengambil kesimpulan bahwa ada beberapa pesan moral dari film itu yang bisa kita ambil hikmahnya. Oh ya, tulisan ini berisi spoiler. Jadi, lebih baik dibaca oleh mereka yang sudah menonton filmnya.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra, pemain film Ada Apa dengan Cinta 2, saat konferensi pers di Jakarta, Senin (25/4/2016). Film drama romantis arahan sutradara Riri Riza ini tayang di bioskop mulai 28 April mendatang.
1. Puitis dan tampan saja tak cukup.

Benarlah pepatah lama yang bilang, “Ada uang abang disayang, tak ada uang abang ditendang.” Setidaknya, begitu yang Rangga yakini.

Meskipun dia setampan Nicholas Saputra dan punya kemampuan menulis puisi yang sangat romantis sehingga membuat hati perempuan pecinta sastra meleleh, begitu diingatkan oleh bapaknya Cinta soal kemapanan, setangguh-tangguhnya, secuek-cueknya, serta se-cool apa pun Rangga, dia akhirnya mundur teratur.

Cinta tak bisa dihidupi oleh puisi dan romantisme saja, tetap saja butuh uang.

2. Long distance relationship itu susah dipelihara.

Jarak Bandung–Jakarta saja sudah menguji banyak rasa sabar, apalagi jarak Jakarta–New York. Secanggih-canggihnya alat komunikasi, tetap saja tak bisa mengalahkan kenikmatan bertemu langsung.

Mungkin Rangga juga bosan, punya pacar cantik, tapi hanya bertemu lewat internet, makanya begitu bapaknya Cinta bicara soal status kemapanan, makin yakinlah Rangga untuk memutuskan Cinta.

3. Kalau mau terlihat jantan di depan perempuan yang suka petualangan, ketika menyewa kendaraan, jangan sewa mobil standar. Mobil keluaran terbaru, harus dihindari.

Sewalah, Suzuki Jimny, kalau menyewa Jeep terlalu mahal. Jimny, apalagi yang sudah dimodifikasi, akan memberikan efek cukup jantan, tapi dengan biaya lebih terjangkau. Rangga sudah membuktikan itu, dia bahkan mengalahkan mobil mewah Eropa milik Mas Boy, eh Ario Bayu, eh siapalah itu karakter calon tunangannya Cinta.

4. Tak semua yang datang ke pameran seni rupa mengerti apa yang dipamerkan.

Jadi sodara-sodara tak usah minder kalau diundang ke pameran seni rupa dan Anda tak mengerti. Anda pasti tak sendiri. Ada juga yang datang ke pameran seni rupa, sama tak mengertinya dengan Anda.

Wisnu Nugroho Salah satu produk DGTMB Shop yang diinisiasi perupa Eko Nugroho dan menjadi salah satu set di film Ada Apa dengan Cinta 2. Di Yogyakarta, Cinta dan Rangga bertemu dan menyelesaikan masa lalunya setidaknya di 10 tempat berbeda.
Kalau Anda datang ke pameran seni rupa, dan merasa bahwa semua orang yang hadir di sana mengerti serta memberikan apresiasi tingkat tinggi, yakinlah, ada beberapa di antara mereka yang sebenarnya hanya pura-pura mengerti.

5. Jadilah pria bertanggung jawab dan tak mudah terpancing gairah.

Meskipun mengajak mantan pacar ke tempat-tempat sepi, hanya ajak dia mengobrol, jangan lakukan kegiatan lain yang tak boleh dilakukan di antara yang bukan muhrim. Rangga, meskipun tak pernah digambarkan sebagai pria religius, bisa menahan dirinya ketika berduaan di tempat sepi dengan Cinta. Sepertinya setan pun tak bisa membuat Rangga kehilangan prinsip sebagai cowok cool.

6. Perempuan akan penasaran, jika bertemu mantan, diajak ke tempat sepi, tapi hanya diajak ngobrol. Itu sebabnya, di akhir pertemuan, Cinta yang nyosor duluan kepada Rangga. Mungkin dia geregetan, diajak semalaman ke tempat sepi, tapi eh hanya diajak ngobrol dan ngopi.

7. Kalau mau kencan murah meriah, terasa tradisional tapi penuh nuansa seni dan masih terlihat keren, ke Jogja saja. Apalagi kalau penghasilan Anda standar Jakarta, atau bahkan New York. Cowok yang merasa bokek macam Rangga pun pasti dengan santai akan mentraktir tanpa khawatir memikirkan tagihan.

8. Dian Sastro menua dengan baik. Di antara semua Geng Cinta, harus diakui bahwa Dian Sastro tetap juaranya. Mungkin itu juga yang membuat Rangga mau jadian lagi dengan Cinta. Bahwa setelah putus bertahun-tahun pun, Dian malah semakin cantik.

9. Kalau mau ketemu dengan orang, sebaiknya membuat janji dulu. Apalagi kalau Anda mau bertemu dengan kakak tiri yang belum pernah ketemu dengan Anda. Jangan langsung datang begitu saja ke tempat kerjanya, seperti yang dilakukan adik tiri Rangga. Tentu saja Rangga kaget.

Lagi pula, zaman sekarang kan ada Facebook atau media sosial, ya hubungi dululah lewat internet. Kalau itu belum berhasil juga, baru deh datangi langsung. Cinta juga sama saja. Dari Jakarta, tahu-tahu nyelonong ke New York, seakan-akan itu hanya di Bandung. Datang tanpa pemberitahuan. Eh, begitu tiba, langsung melihat Rangga sedang berpelukan dengan bule.

Di mana-mana, yang namanya ingin memberi kejutan itu biasanya antara yang mau dikasih kejutan, atau si pemberi kejutannya yang malah akan terkejut dengan hasilnya.

10. Biar fokus, harus banyak minum air putih.

Eh, yang terakhir mah bukan pesan moral ya, tapi pesan sponsor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
Catat! Tarik Tunai Tak Perlu Kartu ATM Lagi, Ini Daftar Bank dan Caranya!
Catat! Tarik Tunai Tak Perlu Kartu...
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.