Kompas.com - 21/05/2016, 22:29 WIB
Mendikbud Anies Baswedan, usai Konfrensi pers ujian nasional di Kemendikbud, Jakarta Selatan, Rabu (11/5/2016). Fachri FachrudinMendikbud Anies Baswedan, usai Konfrensi pers ujian nasional di Kemendikbud, Jakarta Selatan, Rabu (11/5/2016).
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menuturkan, kampanye Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) perlu digalakkan. Ada persepsi di masyarakat yang harus diubah terkait pendidikan kejuruan.

Padahal, kata Anies, tak jarang orang-orang yang menempati jabatan strategis di perusahaan justru lulusan sekolah kejuruan. Mayoritas masyarakat masih berpikir bahwa SMK masih kalah ketimbang pendidikan umum.

"Bila SMK maka kalah. Itu harus kita ubah," kata Anies dalam diskusi bertajuk "Tantangan Mengatasi Kesenjangan Pendidikan dan Dunia Kerja" di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (21/5/2016).

Anies menambahkan, memasuki abad ke-21, banyak pekerjaan baru yang 10 tahun lalu belum ada, tetapi sekarang justru tengah berkembang.

(baca: Kemendikbud Genjot SMK Pariwisata, Kemaritiman dan Pertanian)

Fenomena ini, menurut dia, harus bisa diantisipasi masyarakat Indonesia. Kemendikbud pun pada tahun lalu membuat sub direktorat baru, yaitu Direktorat Penyelarasan Kejuruan dan Industri.

Direktorat tersebut dibentuk untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat. Harapannya, jangan sampai anak bangsa terus menerus dididik pada bidang-bidang yang sebetulnya tak dibutuhkan.

"Dan di sisi lain tidak menyediakan yang baru," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X