Kita Perlu Belajar dari Belanda, Negeri "Miskin" Sumber Daya...

Kompas.com - 25/05/2016, 18:02 WIB
Keberhasilan Belanda di beberapa sektor strategis itu banyak didukung oleh kualitas pendidikan kelas dunia dan telah menjadikan negara itu sebagai salah satu tujuan utama studi para pelajar Indonesia. M LATIEF/KOMPAS.comKeberhasilan Belanda di beberapa sektor strategis itu banyak didukung oleh kualitas pendidikan kelas dunia dan telah menjadikan negara itu sebagai salah satu tujuan utama studi para pelajar Indonesia.
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Belanda bukan hanya cerita tentang tulip, keju Gouda atau kincir angin. Juga bukan hanya tentang ikan Haring, poffertjes atau sekadar cerita usang kolonialiasme. Banyak hal lain tentang Belanda yang lebih dari sekedar "stereotip klasik" tersebut.

Belanda, negeri kecil di kawasan Eropa Barat ini, sebenarnya memiliki banyak keterbatasan. Fakta bahwa 2/3 dari tanahnya berada di bawah permukaan laut membuat orang Belanda harus berpikir dua atau bahkan tiga kali lebih keras untuk memastikan kaki mereka tidak basah dan rumah mereka tidak kebanjiran.

Memang, Belanda juga termasuk negara yang "miskin" sumber daya alam. Tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kekayaan alam luar biasa yang dimiliki Indonesia.

Legenda sepak bola Belanda, Johan Cruyff, pernah mengatakan: "Every disadvantage has its advantage"! Justru, keterbatasan itulah yang membuat Belanda 'terpaksa' berinovasi dan mengembangkan mentalitas sebagai pionir.

Belanda tidak punya pilihan kecuali menemukan cara untuk tetap survive.

M LATIEF/KOMPAS.com Fakta bahwa 2/3 dari tanahnya berada di bawah permukaan laut membuat orang Belanda harus berpikir dua atau bahkan tiga kali lebih keras untuk memastikan kaki mereka tidak basah dan rumah mereka tidak kebanjiran.
Fakta ganjil

Ada beberapa fakta ganjil tentang Belanda yang sebetulnya menarik dicermati. Posisi Belanda sebagai negara pengekspor produk pertanian nomor dua terbesar di dunia, misalnya. Ini agak sulit dibayangkan dapat terjadi pada suatu negara yang luasnya hanya 0.008 persen dari luas permukaan bumi.

Ya, Belanda dapat memanfaatkan kontur tanah super landai namun subur yang dipadukan dengan iklim yang mendukung. Lebih penting dari itu, supremasi sektor pertanian tersebut tidak mungkin ada tanpa dukungan tenaga kerja dan sumber daya manusia handal yang dihasilkan oleh berbagai perguruan tingginya.

Human capital

Wageningen University, universitas terbaik di dunia untuk bidang pertanian adalah gambaran betapa negara ini mengandalkan human capital sebagai modal utamanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X