Indeks Integritas UN SMP/MTs Naik, Kejujuran Siswa Dianggap Meningkat - Kompas.com

Indeks Integritas UN SMP/MTs Naik, Kejujuran Siswa Dianggap Meningkat

Kompas.com - 10/06/2016, 17:33 WIB
Ambaranie Nadia K.M Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks integritas ujian nasional (UN) tingkat SMP/MTs pada 2016 mengalami peningkatan.

Hal itu terlihat dari meningkatnya persentase sekolah yang mendapat indeks integritas UN di atas 80.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyatakan, tahun ini sebanyak 44,03 persen sekolah berhasil mendapat indeks integritas UN di atas 80.

Sedangkan pada 2015 hanya 23,44 persen sekolah setingkat SMP/MTs yang memperoleh angka tersebut.

"Ini merupakan prestasi yang membanggakan," ujar Anies saat jumpa pers di Kantor Kementerian Pendidikan di Jakarta, Jumat (10/6/2016).

"Kami memperoleh nilai UN yang riil, sehingga evaluasinya bisa akurat, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," kata dia.

Meski demikian terjadi penurunan nilai rata-rata UN yang diperoleh. Pada 2015 nilai rata-rata UN SMP/MTs adalah 61,81. Sedangkan pada 2016 nilai rata-ratanya ialah 58,61.

Namun menurut Anies, itu merupakan fenomena yang wajar. Memang perlu dilakukan penyelarasan antara peningkatan indeks integrasi UN dengan nilai rata-rata UN.

"Untuk menyelaraskan keduanya memang butuh proses, yang terpenting integritas lebih dulu menjadi mindset utama dalam pelaksanaan UN," tutur Anies.

Kemendikbud pun akan terus berinovasi melakukan peningkatan nilai rata-rata tanpa meninggalkan semangat integritas.

"Dengan semakin jujurnya UN, diharapkan hasilnya dapat memetakan capaian pendidikan secara tepat sehingga bisa digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mengoptimalkan pembinaan sekolah jadi lebih baik," kata Anies.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorBayu Galih

Terkini Lainnya

Guru Bahasa Didorong Kuasai Multi Literasi

Guru Bahasa Didorong Kuasai Multi Literasi

Edukasi
Tahun Keempat Jokowi-JK, Angin Segar bagi PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan...

Tahun Keempat Jokowi-JK, Angin Segar bagi PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan...

Nasional
Rekonstruksi Menguak 5 Fakta Baru dalam Kasus 'Peluru Nyasar' DPR RI

Rekonstruksi Menguak 5 Fakta Baru dalam Kasus "Peluru Nyasar" DPR RI

Megapolitan
Beasiswa Penuh Program S2 Inggris dari Chevening

Beasiswa Penuh Program S2 Inggris dari Chevening

Edukasi
Gubernur NTT: ASN Boleh Kaya, tetapi Harus Kerja seperti Tanam Bawang

Gubernur NTT: ASN Boleh Kaya, tetapi Harus Kerja seperti Tanam Bawang

Regional
Kabar Dunia Sepekan: Raibnya Jurnalis Saudi, hingga Ancaman Putin

Kabar Dunia Sepekan: Raibnya Jurnalis Saudi, hingga Ancaman Putin

Internasional
Ketika 7 Tarian Nusantara Pukau Publik Chile di Peñaflor...

Ketika 7 Tarian Nusantara Pukau Publik Chile di Peñaflor...

Internasional
Di Rusia, Ridwan Kamil Singgung 'One Village One Company' dan 'Happiness Program' untuk Jawa Barat

Di Rusia, Ridwan Kamil Singgung "One Village One Company" dan "Happiness Program" untuk Jawa Barat

Regional
Saudi Akui Jamal Khashoggi Tewas di Gedung Konsulat akibat Bertikai

Saudi Akui Jamal Khashoggi Tewas di Gedung Konsulat akibat Bertikai

Internasional
Kalyana Anjani Jadi Lulusan Termuda ITB pada Usia 18 Tahun, Ini Rahasianya

Kalyana Anjani Jadi Lulusan Termuda ITB pada Usia 18 Tahun, Ini Rahasianya

Regional
'Saya Kaget Pengurusan PTSL Nol Biayanya...'

"Saya Kaget Pengurusan PTSL Nol Biayanya..."

Megapolitan
Longsor di Poncol Magetan Rusak Rumah Warga, Talud Dipasang

Longsor di Poncol Magetan Rusak Rumah Warga, Talud Dipasang

Regional
Komnas HAM: Tak Ada Langkah Konkret Jaksa Agung Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Komnas HAM: Tak Ada Langkah Konkret Jaksa Agung Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Regional
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

Regional

Close Ads X