Jangan Ketinggalan, Bangun Bisnis Bisa Sambil Kuliah!

Kompas.com - 13/06/2016, 04:31 WIB
Memulai bisnis sedari muda, bahkan sejak masih berstatus mahasiswa, bukanlah hal yang tidak mungkin. THINKSTOCKPHOTOSMemulai bisnis sedari muda, bahkan sejak masih berstatus mahasiswa, bukanlah hal yang tidak mungkin.
|
EditorLatief

 

KOMPAS.com – Sukses berbisnis bisa diraih sedari muda. Nicholas Kurniawan sudah membuktikan hal itu. Dari usaha jual beli ikan hias secara online, kini dia berhasil mengumpulkan omzet hingga ratusan juta rupiah per bulan.

Awal cerita, teman Nicholas memberikan 100 ekor ikan Garra Rufa secara cuma-cuma ketika masih duduk di bangku SMA. Karena tak suka dengan ikan yang kerap digunakan untuk fish pedicure atau terapi ikan ini, dia membuat toko online bernama "Garra Rupa Center" untuk menjual ikan tersebut.

Tanpa diduga, usaha itu bisa menghasilkan keuntungan Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per bulan. Melihat hal ini sebagai peluang bisnis, Nicholas pun mulai serius menambah produk ikan hias jenis lain untuk dijual.

Meski begitu, Nicholas tak melupakan pentingnya pendidikan. Dia tetap melanjutkan kuliah ke salah satu sekolah bisnis di Jakarta untuk menunjang usahanya. Sambil berkuliah, ia bahkan berhasil menembus penjualan Garra Rufa ke sejumlah mal di Indonesia.

Pada 2011, lewat toko online baru bernama Venus Aquatics, bisnis Nicholas makin berkibar. Dia mendapatkan kesempatan melakukan ekspor berbagai jenis ikan hias, terutama Garra Rufa.

Dailymail.co.uk Ikan Garra Rufa lebih sering dimanfaatkan untuk terapi ikan yang digunakan di hampir seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

"Saya ekspor ikan hias sudah ke banyak negara. Tapi kebanyakan saya kirim ke Eropa. Di sana permintaan ikan hias cukup tinggi," kata Nicholas, dikutip Kompas.com, Kamis (6/3/2014).

Ia menyebutkan, Amerika Serikat, Tiongkok, dan negara di Timur Tengah cukup rutin pula membeli produk ikan hiasnya. Kini, sebagian besar pendapatan dia peroleh dari hasil ekspor.

"Bisa mencapai Rp 500 juta per bulan. Tapi, kadang hanya Rp 100 juta atau Rp 200 juta per bulan. Jadi, tidak menentu," tutur Nicholas.

Kegagalan bukan akhir

Jika Nicholas berhasil meraup untung dari satu jenis bisnis, lain cerita dengan Hafizh Suradiharja. Sebelum pemilik CV Roti John Bali Fresh ini sukses berbisnis di usai 25 tahun, ia berulang kali terpaksa menelan pahit kegagalan dalam merintis usaha.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X