Mendikbud: Sekolah Sehari Penuh Dilatarbelakangi Niat Mulia - Kompas.com

Mendikbud: Sekolah Sehari Penuh Dilatarbelakangi Niat Mulia

Kompas.com - 22/08/2016, 16:05 WIB
Fabian Januarius Kuwado Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

SIAK, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, pendidikan karakter harus mendominasi pendidikan dasar atau untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Pendidikan karakter harus mendominasi pendidikan dasar, untuk tingkat SD pendidikan karakter dan budi pekerti itu proporsinya 70 persen dan untuk tingkat SMP sebanyak 60 persen," ujar Mendikbud saat membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI di Siak, Riau, Senin (22/8/2016), seperti dikutip Antara.

Untuk tingkat pendidikan dasar, lanjut dia, pendidikan karakter itu mutlak dilakukan oleh para guru.

"Saya tidak bisa melakukan apa-apa tanpa guru. Guru yang menentukan dan menerjemahkan pendidikan karakter tersebut," lanjut dia.

Ada tiga aspek penting dalam pendidikan karakter, yakni etika, estetika dan kinestetika. Semua hak itu diajarkan oleh guru mulai dari guru budi pekerti, guru seni dan olahraga.

Untuk itu, guru harus keluar dari zona nyaman dan memberikan yang terbaik bagi anak didik kita.

"Di tangan kita semua, pendidikan karakter tersebut dapat terlaksana," lanjut Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.

Muhadjir menyebut, ada tiga hal yang dilakukan dalam rangka menerjemahkan visi dan misi Presiden Joko Widodo mulai dari Kartu Indonesia Pintar, pendidikan vokasi dan pendidikan karakter.

Mendikbud juga berharap para guru dapat bekerja dengan ikhlas dalam menjalankan tugasnya serta menjadikan profesi itu sebagai panggilan jiwa.

Sementara itu, Plt Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi, mengatakan, para guru mendukung pentingnya pendidikan karakter karena pendidikan sejatinya adalah memanusiakan, membebaskan alam pikir peserta didik agar dapat terbang ke angkasa luas meraih cita, menghaluskan akal budi, membuatnya tangguh, kuat dan siap menghadapi tantangan kehidupan global.

"Sekolah sehari penuh merupakan gagasan dan ide baik yang dilatarbelakangi niat mulia dalam mewujudkan pendidik karakter sebagai ruh pendidikan sebagaimana tertuang dalam Nawacita," kata Unifah.

Pendidikan karakter juga sebagai upaya untuk mencegah dekadensi moral yang marak terjadi.

Kompas TV Pengamat: Pendidikan Karakter Butuh Proses Panjang


EditorSandro Gatra
SumberANTARA
Komentar

Terkini Lainnya

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Megapolitan
Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Megapolitan
Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Nasional
Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Edukasi
Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Megapolitan
Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Internasional
Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Edukasi
Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Megapolitan
Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Nasional
Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Megapolitan
Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan 'Diadopsi' Kampus di China

Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan "Diadopsi" Kampus di China

Internasional
Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas  Bekasi

Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas Bekasi

Megapolitan
Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Nasional
Close Ads X