Kuliah di Asia, Rebut Beasiswanya!

Kompas.com - 25/08/2016, 07:59 WIB
Cermatlah ketika mengisi lembaran formulir pendaftaran beasiswa. THINKSTOCKPHOTOSCermatlah ketika mengisi lembaran formulir pendaftaran beasiswa.
|
EditorLatief


KOMPAS.com
– Melanjutkan studi ke luar negeri dengan beasiswa tak melulu mesti ke kawasan Eropa, Amerika, atau Australia. Perguruan tinggi di Asia juga bisa menjadi pilihan utama pelajar Indonesia untuk kuliah.

Meskipun tak sepopuler di Eropa dan Amerika, beberapa perguruan tinggi di kawasan Asia sebenarnya masuk dalam jajaran 100 perguruan tinggi terbaik sedunia. (Baca : Nih...Beberapa Kampus Terbaik Asia untuk Pilihan Kuliah di Luar Negeri!)

Bagi yang tertarik kuliah di Asia namun terkendala biaya, berikut beberapa program beasiswa di negara-negara Asia yang bisa pelajar Indonesia dapatkan:

Monbukagakusho

Mongbukagakusho atau disebut juga MEXT adalah beasiswa pendidikan dari empat kementerian di Jepang untuk pelajar Indonesia. Beasiswa ini memberi kesempatan bagi lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat yang ingin melanjutkan studi jenjang S-1, D-3 atau D-2 di Jepang.

Pelamar beasiswa S-1 mesti mempunyai nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) 8,4. Adapun untuk mendapat beasiswa D-3 dan D-2, pendaftar harus memiliki nilai minimum UN 8,0.

Selain itu, baik pendaftar beasiswa S-1, D-3, dan D-2 harus berada pada rentang umur 16 sampai 21 tahun.

Dok Fujistaff Indonesia Penyambutan mahasiswa baru di kampus Tokyo International University (TIU), Tokyo, Jepang.

Nah, untuk lulusan perguruan tinggi dalam negeri, Pemerintah Jepang menawarkan program Research Student di perguruan tinggi negara itu. Mereka yang telah menyelesaikan program tersebut punya kesempatan mendapatkan beasiswa kuliah S-2 atau S-3 di Jepang.

Namun, mahasiswa Indonesia bisa langsung mendaftar beasiswa program S-2 atau S-3 tanpa harus mengikuti Research Student apabila telah mendapatkan izin dari perguruan tinggi bersangkutan.

Sebagai syarat, pelamar harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) akhir minimal 3,0. Nlai TOEFL-PBT (Paper Based test) pun harus minimal 550 atau jika mengambil TOEFL IBT (International Based TOEFL) nilainya paling kecil 79.

Pendaftar juga bisa memakai IELTS dengan nilai terendah 6,9 atau Japanese Language Prioficiency Test (JLPT) dengan nilai minimal level 2/N2.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X