Jangan Takut Jadi Mahasiswa "Kere" di Australia!

Kompas.com - 30/08/2016, 07:58 WIB
Pemerintah Australia menawarkan beasiswa untuk pelajar Indonesia melanjutkan studi ke Negeri Kanguru. THINKSTOCKPHOTOSPemerintah Australia menawarkan beasiswa untuk pelajar Indonesia melanjutkan studi ke Negeri Kanguru.
|
EditorLatief


KOMPAS.com
– Bekerja sembari kuliah di Australia bisa melengkapi pengalaman belajar sekaligus menjadi peluang menambah uang "jajan". Meski memiliki peraturan ketat, negara ini mengizinkan mahasiswa internasional untuk kerja paruh waktu sambil menempuh masa studinya.

Australia menyediakan peluang besar melalui berbagai jenis industri bagi pekerja paruh waktu. Berikut ini beberapa cara mencari uang tambahan saat mahasiswa belajar di Australia:

Barang bekas

Konsep garage sale atau menjual barang bekas layak pakai sudah umum dilakukan masyarakat Australia. Negara ini memang menghargai budaya daur ulang dan penawaran menguntungkan.

Dilansir dari The Huffington Post Australia, Negeri Kanguru ini akan menyelenggarakan Garage Sale Trail pada 24 Oktober 2016 mendatang. Komunitas penyelenggara memprediksikan akan ada 10.000 garage sale dengan lebih dari 6 juta barang yang dijual.

Mahasiswa boleh saja ikut dan menawarkan barang-barang, mulai buku-buku tidak terpakai sampai pakaian musim lalu. Jangan lupa untuk melihat toko sebelah sebelum menjual barang agar Anda dapat memberikan penawaran harga terbaik.

Para mahasiswa juga dapat melakukan penjualan secara daring melalui situs web, misalnya Ebay. Foto barang dapat diunggah dan pembeli dari berbagai dunia dapat langsung melihatnya.

"Jual" kemampuan

Ebay sebenarnya bukan satu-satunya jalan untuk menghasilkan uang. Anda juga bisa mencari berbagai pundi-pundi uang dengan "menjual" kemampuan secara online.

Thinkstock Ilustrasi peluang bisnis digital.

Apabila merasa jago fotografi, pelajar bisa menjual hasil jepretan di berbagai situs foto, misalnya Shutterstock. Atau, Zibbet menawarkan wadah bagi mereka yang suka membuat barang-barang sendiri, mulai dari perhiasan buatan tangan sampai jasa menjahit.

Selain itu, pelajar dapat menawarkan jasa untuk bebersih rumah atau sebagai pengasuh anak. Dari pekerjaan ini, mahasiswa bisa mendapatkan upah hingga Rp 200.000 per jam.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X