Perwakilan 62 Negara Berkumpul di UMN Membahas Masa Depan Media Massa

Kompas.com - 20/09/2016, 17:34 WIB
KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA Sejumlah tokoh yang hadir dalam Global Forum for Media Development di Universitas Multimedia Nusantara, Selasa (20/9/2016). (Dari kiri ke kanan) Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, Ketua GFMD Leon Willems, dan Rektor UMN Ninok Leksono.


TANGERANG, KOMPAS.com -
Sejumlah wartawan, akademisi, dan praktisi dari 62 negara menghadiri "Jakarta World Forum 2016" di Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang, Banten, Selasa (20/9/2016).

Jakarta World Forum merupakan rangkaian acara yang diadakan Global Forum for Media Development (GFMD), sebuah jaringan internasional yang menyoroti independensi, keberagaman, dan peran media massa dalam pembangunan sosial-ekonomi dunia.

Acara ini merupakan konferensi internasional keempat yang diselenggarakan oleh GFMD. Perhelatan Jakarta World Forum 2016 merupakan hasil kerja sama GFMD dengan Dewan Pers Indonesia dan Universitas Multimedia Nusantara.

"Kami berharap forum ini bisa menjadi bagian dalam upaya pembangunan global yang berkelanjutan," kata Ketua GFMD Leon Willems.

Leon menuturkan, forum seperti ini juga dimanfaatkan sebagai ajang untuk mendorong kebebasan pers, peningkatan kinerja pers yang semakin profesional dan transparan, serta membuka akses informasi seluas-luasnya bagi masyarakat.

Jakarta World Forum 2016 diselenggarakan tiga hari, mulai 20-22 September. Bentuk kegiatan yang diselenggarakan berupa seminar dan diskusi oleh para pelaku media massa yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.

Sesi seminar dan diskusi secara garis besar membahas seputar posisi media massa saat ini dan sikap yang harus diambil dalam rangka menghadapi tantangan ke depannya.


EditorIndra Akuntono

Terkini Lainnya

Pawang Jelaskan Asal Muasal Foto 'Selfie' Gorila yang Viral

Pawang Jelaskan Asal Muasal Foto "Selfie" Gorila yang Viral

Internasional
Pagar Beton Sepanjang 53 Meter Ambruk Timpa Mobil dan Kantor Basarnas Ambon

Pagar Beton Sepanjang 53 Meter Ambruk Timpa Mobil dan Kantor Basarnas Ambon

Regional
Jalan di Depan SMAN 8 Banjir, Siswa Pulang Tenteng Sepatu

Jalan di Depan SMAN 8 Banjir, Siswa Pulang Tenteng Sepatu

Megapolitan
Wali Kota Tasikmalaya Ditangkap KPK, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Wali Kota Tasikmalaya Ditangkap KPK, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Regional
Sudah 8 Petugas KPPS di Cianjur Meninggal Dunia

Sudah 8 Petugas KPPS di Cianjur Meninggal Dunia

Regional
[UPDATE] Anggota Polri yang Gugur Saat Amankan Pemilu 2019 Jadi 18 Orang

[UPDATE] Anggota Polri yang Gugur Saat Amankan Pemilu 2019 Jadi 18 Orang

Nasional
Dituding Curang, Ketua KPU Tantang Massa Buat Laporan

Dituding Curang, Ketua KPU Tantang Massa Buat Laporan

Regional
Dua Perumahan di Bekasi Berpotensi Banjir jika Sungai Cikeas Meluap

Dua Perumahan di Bekasi Berpotensi Banjir jika Sungai Cikeas Meluap

Megapolitan
Ciliwung Meluap, Kios Pedagang Pasar Induk Jambu Dua Bogor Terendam Lumpur

Ciliwung Meluap, Kios Pedagang Pasar Induk Jambu Dua Bogor Terendam Lumpur

Regional
Melebihi Bom Hiroshima hingga Bohongi Publik, Ini 6 Fakta Ledakan Nuklir Chernobyl

Melebihi Bom Hiroshima hingga Bohongi Publik, Ini 6 Fakta Ledakan Nuklir Chernobyl

Internasional
Sabtu, 63 TPS di Kota Tangerang Gelar Pemungutan Suara Ulang dan Lanjutan

Sabtu, 63 TPS di Kota Tangerang Gelar Pemungutan Suara Ulang dan Lanjutan

Regional
Hujan Deras, Massa Tetap Gelar Aksi Demo di Depan KPU Bangka Belitung

Hujan Deras, Massa Tetap Gelar Aksi Demo di Depan KPU Bangka Belitung

Regional
Dalam 5 Tahun Terjadi 1.006 Bencana, 10 Ribu Warga Gelar Simulasi Serentak

Dalam 5 Tahun Terjadi 1.006 Bencana, 10 Ribu Warga Gelar Simulasi Serentak

Regional
Sumiyati Kaget Bahan Pengembang Kue yang Dibelinya Berisi Semen

Sumiyati Kaget Bahan Pengembang Kue yang Dibelinya Berisi Semen

Regional
Sejak Banjir 1996, Warga Pejaten Timur Mengaku Tak Diberi Tempat Mengungsi

Sejak Banjir 1996, Warga Pejaten Timur Mengaku Tak Diberi Tempat Mengungsi

Megapolitan

Close Ads X