Lulus SNMPTN 2017, Simak Langkah Selanjutnya! - Kompas.com

Lulus SNMPTN 2017, Simak Langkah Selanjutnya!

Kompas.com - 27/04/2017, 14:13 WIB
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA Ilustrasi SNMPTN

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah lihat pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri  (SNMPTN) 2017 di Kompas.com? Jika sudah dan dinyatakan lulus, jangan dulu bersantai diri. Masih ada sejumlah tahap yang harus dilalui.
 
Dalam siaran pers Panitia Pusat SNMPTN 2017 yang diterima Kompas.com pada Rabu, (26/4/2017), peserta harus melalui tahap verifikasi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tempat peserta diterima setelah dinyatakan lolos.
 
Pada tahap tersebut, peserta harus datang untuk melakukan pencocokan antara nilai yang diunggah dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDDS) dengan nilai yang tercetak dalam rapor asli.

Catatannya, peserta tak dapat diwakilkan. Selain itu, peserta juga harus menunjukkan ijazah/surat keterangan tanda lulus (SKTL).

 
Setelah prosedur verifikasi selesai, calon mahasiswa diwajibkan registrasi atau melakukan daftar ulang pada Selasa (16/5/2017). Sama dengan prosedur sebelumnya, proses ini pun tidak dapat diwakilkan.
 
Sementara itu, bagi peserta SNMPTN yang merupakan peserta Bidikmisi, selain melakukan verifikasi data akademik, PTN tujuan akan melakukan verifikasi data ekonomi dan atau kunjungan ke alamat tinggal orangtua peserta untuk menetapkan status peserta sebagai mahasiswa.
 
"Setiap PTN memiliki aturan dan tata cara yang berbeda. Oleh sebab itu, peserta harus mengecek di laman masing-masing PTN," ujar Ketua Panitia Pusat SNMPTN 2017 Ravik Karsidi, Rabu (26/4/2017).
 
Ia melanjutkan, jangan sampai peserta tidak verifikasi dengan alasan tidak baca pengumuman.
Seperti diketahui, hasil SNMPTN 2017 telah diumumkan secara online pada Rabu(26/4/2017) pukul 14.00 WIB.

Pengumuman itu bisa diihat di laman resmi SNMPTN 2017 atau Liputan Khusus SNMPTN 2017 di Kompas.com.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorSri Noviyanti

Terkini Lainnya

Kala Bekasi Menuntut Hibah Rp 2,09 Triliun dari DKI...

Kala Bekasi Menuntut Hibah Rp 2,09 Triliun dari DKI...

Megapolitan
Saudi Pastikan Penyebab Kematian Khashoggi, Begini Reaksi Trump

Saudi Pastikan Penyebab Kematian Khashoggi, Begini Reaksi Trump

Internasional
Komnas HAM Kritik Sikap Pemerintah yang Tak Penuhi Hak Warga Penghayat Kepercayaan

Komnas HAM Kritik Sikap Pemerintah yang Tak Penuhi Hak Warga Penghayat Kepercayaan

Nasional
4 Fakta Baru Kasus Vlog Ahmad Dhani, Dugaan Kriminalisasi hingga Janji Tak Akan Lari

4 Fakta Baru Kasus Vlog Ahmad Dhani, Dugaan Kriminalisasi hingga Janji Tak Akan Lari

Regional
Guru Bahasa Didorong Kuasai Multi Literasi

Guru Bahasa Didorong Kuasai Multi Literasi

Edukasi
Tahun Keempat Jokowi-JK, Angin Segar bagi PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan...

Tahun Keempat Jokowi-JK, Angin Segar bagi PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan...

Nasional
Rekonstruksi Menguak 5 Fakta Baru dalam Kasus 'Peluru Nyasar' DPR RI

Rekonstruksi Menguak 5 Fakta Baru dalam Kasus "Peluru Nyasar" DPR RI

Megapolitan
Beasiswa Penuh Program S2 Inggris dari Chevening

Beasiswa Penuh Program S2 Inggris dari Chevening

Edukasi
Gubernur NTT: ASN Boleh Kaya, tetapi Harus Kerja seperti Tanam Bawang

Gubernur NTT: ASN Boleh Kaya, tetapi Harus Kerja seperti Tanam Bawang

Regional
Kabar Dunia Sepekan: Raibnya Jurnalis Saudi, hingga Ancaman Putin

Kabar Dunia Sepekan: Raibnya Jurnalis Saudi, hingga Ancaman Putin

Internasional
Ketika 7 Tarian Nusantara Pukau Publik Chile di Peñaflor...

Ketika 7 Tarian Nusantara Pukau Publik Chile di Peñaflor...

Internasional
Di Rusia, Ridwan Kamil Singgung 'One Village One Company' dan 'Happiness Program' untuk Jawa Barat

Di Rusia, Ridwan Kamil Singgung "One Village One Company" dan "Happiness Program" untuk Jawa Barat

Regional
Saudi Akui Jamal Khashoggi Tewas di Gedung Konsulat akibat Bertikai

Saudi Akui Jamal Khashoggi Tewas di Gedung Konsulat akibat Bertikai

Internasional
Kalyana Anjani Jadi Lulusan Termuda ITB pada Usia 18 Tahun, Ini Rahasianya

Kalyana Anjani Jadi Lulusan Termuda ITB pada Usia 18 Tahun, Ini Rahasianya

Regional
'Saya Kaget Pengurusan PTSL Nol Biayanya...'

"Saya Kaget Pengurusan PTSL Nol Biayanya..."

Megapolitan

Close Ads X