Kompas.com - 02/05/2017, 06:36 WIB
Suasana kuliah di salah satu universitas di Australia. Australia PlusSuasana kuliah di salah satu universitas di Australia.
EditorErvan Hardoko

CANBERRA, KOMPAS.com - Pekan depan, pemerintah Australia berencana melakukan pemotongan dana pendidikan tinggi dalam rancangan APBN 2017.

Pemerintah merujuk sebuah laporan terbaru yang menyebutkan pertumbuhan pendapatan universitas lebih tinggi dibandingkan pengeluaran.

Perubahan ini akan mencakup kenaikan biaya SPP, pemotongan dana pemerintah yang menurut Menteri Pendidikan Simon Birmingham "berada pada level rekor namun tumbuh melampaui biaya operasinal universitas".

Baca: "Australian Awards", Saatnya Kuliah di Australia Tanpa Biaya!

Birmingham memberikan rincian perubahan pada Senin (1/5/2017) malam, tetapi menolak untuk mendahului pengumuman soal APBN 2017. Dia merujuk ke analisis yang dirilis Deloitte Access Economics.

Analisis tersebut menyebutkan universitas menerima penghasilan dari SPP mahasiswa serta dana pemerintah untuk membiayai program studi.

Senator Birmingham menjelaskan pengelola universitas perlu memperhitungkan bagaimana mereka membelanjakan uang negara dari pajak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Unievrsitas perlu membelanjakan dana pajak secara adil serta dengan pertanggungjawaban dan pengawasan publik yang memadai. Tentunya, baik pemerintah dan universitas berjalan dengan perizinan secara sosial yang diberikan pembayar pajak," katanya.

"Pembayar pajak di Australia memberi sekitar 16,7 miliar dolar kepada universitas pada 2016 atau setara dengan 19.000 dolar per mahasiswa, yang lebih besar dibandingkan sebelumnya," lanjut Birmingham.

"Terkait dengan ketatnya APBN, pemerintahan PM Turnbull fokus pada adanya hasil terbaik dari setiap dolar dari pembayar pajak yang dibelanjakan," jelasnya.

Baca: Sebelum Kuliah di Australia, Pastikan Dulu Program Studinya!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.