Kompas.com - 28/06/2017, 13:51 WIB
Penulis Latief
|
EditorSri Noviyanti

Terakhir, motif yang paling memungkinkan adalah Hitler memberi kesempatan Jenderal Herman Goering untuk berkiprah dalam pencaplokan Eropa Barat lewat bala tentara udaranya: Luftwaffe.

Ya, Goering, pimpinan tertinggi angkatan udara Jerman ini, disebut-sebut menghasut Hitler dengan rayuan, bahwa bila seluruh kemenangan Jerman saat itu hanya dicapai lewat angkatan darat (Wehrmacht), maka pamor Hitler bakal turun karenanya. 

Untuk itu, saran Goering, biarkan pukulan terakhir di Dunkirk diserahkan kepada angkatan udara. Dunkirk bakal dihujani peluru dan bom dari udara.

Pembalasan sia-sia

Lepas dari semua motif itu, bala tentara Perancis dan Inggris nyatanya memang selamat. 

Peristiwa selanjutnya yang paling mengharukan sekaligus gagah berani adalah evakuasi ratusan ribu tentara Perancis-Inggris. Cerita itu bakal ditayangkan dalam layar lebar berjudul "Dunkirk" pada akhir Juli ini.

Photos.com Adolf Hitler

Evakuasi 338.000 orang yang sebagian besar adalah tentara Inggris itu disebut-sebut dalam sejarah sebagai evakuasi paling menakjubkan. Peristiwa Dunkirk, bahkan mengalahkan kisah evakuasi tentara dalam perang lainnya, yaitu puluhan ribu tentara Jepang dalam Perang Pasifik.

Drama evakuasi ini dilakukan dengan mengerahkan seluruh kekuatan maritim Inggris, mulai dari kapal perang, kapal penumpang, kapal pesiar, sampai kapal nelayan. 

Semua itu dikerahkan untuk memindahkan ratusan ribu manusia dalam tempo hanya beberapa hari di tengah suasana kalah perang dan ancaman peluru dan bom-bom dari pesawat-pesawat Luftwaffe, angkatan udara Jerman yang menakutkan.

Boleh jadi, demi memudahkan penyelamatan menyeberang, ratusan ribu tentara Inggris itu meninggalkan semua perlengkapan perangnya di daratan Dunkirk. Lalu, satu-satunya yang mereka bawa hanyalah nyawa untuk tiba dengan selamat di tanah Inggris.

Nyatanya, sebagian besar tentara itu berhasil selamat menyeberang ke Inggris. Kelak di kemudian hari tentara-tentara yang sengaja atau tidak sudah "diselamatkan" oleh Hitler itulah yang balik menghantam dan mengalahkan Jerman pada Perang Dunia Kedua di Eropa.

Apakah Hitler menyesal? Karena sejatinya,—seperti yang disebutkan oleh penulis sejarah perang Eropa; Chester Wilmot, bahwa kekalahan Hitler dan Jerman—itu justeru sudah dimulai di Dunkirk.

Pada 5 Juni 1940, Jerman memang akhirnya menguasai Dunkirk. Tapi buat apa? Musuhnya sudah selamat sampai di seberang dan bersiap menyusun kekuatan ulang untuk balik menghantam.

Ya, Dunkirk adalah "blunder" pertama Hitler menuju kekalahan Jerman oleh Sekutu....

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.