Pendiri Lippo: Idul Fitri Itu Penyemangat Persatuan dan Kerja Keras - Kompas.com

Pendiri Lippo: Idul Fitri Itu Penyemangat Persatuan dan Kerja Keras

Kompas.com - 07/07/2017, 12:47 WIB
Presiden Lippo Group, Theo L. Sambuaga, Ketua DPRD Banten, Asep Rachmatullah, Imam Besar Masjid Istiqlal, K.H. Nasaruddin Umar, Wakil Ketua DPRD Banten,Hj. Muflikhah, dan Dr. Mochtar Riady, pendiri Lippo Group.  Dok Lippo Group Presiden Lippo Group, Theo L. Sambuaga, Ketua DPRD Banten, Asep Rachmatullah, Imam Besar Masjid Istiqlal, K.H. Nasaruddin Umar, Wakil Ketua DPRD Banten,Hj. Muflikhah, dan Dr. Mochtar Riady, pendiri Lippo Group.

TANGERANG, KOMPAS.com - Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan tradisi. Beragam tradisi tumbuh dan mengakar dalam kehidupan sehari-hari bangsa ini. 

Tak heran, secara sosiologis berbagai tradisi tersebut menjadi perekat ikatan sosial segala lapisan masyarakat. Tradisi itu mampu melampaui batasan demografi, ideologi, politik, ekonomi, dan lain sebagainya.

"Untuk itu, tradisi memperingati hari raya keagamaan sudah menjadi salah satu pilar utama bagi tumbuh dan berkembangnya kehidupan dan solidaritas masyarakat Indonesia," ujar Imam Besar Masjid Istiqlal, K.H. Nasaruddin Umar, pada silaturahim halal bihalal Idul Fitri 1438, Kamis (6/7/2017) di Aula Mochtar Riady Institute for Nanotechnology) di Lippo Village, Tangerang.

Hadir pada acara itu Gubernur Banten Drs H Wahidin Halim, pendiri Lippo Group Mochtar Riady, CEO Lippo Group James Riady, Presiden Lippo Group Theo L. Sambuaga, Agum Gumelar, Prof Didik J. Rachbini, dan lainnya.

Sementara itu, dalam sambutannya pendiri Lippo Group Mochtar Riady mengatakan bahwa semangat Idul Fitri harus ditingkatkan sebagai penyemangat persatuan dan kesatuan bangsa.

"Serta hari raya ini menjadi penyemangat kerja keras dalam berkontribusi meningkatkan kualitas SDM, memperluas lapangan kerja, meningkatkan pemberdayaan usaha mikro kecil menengah dalam mewujudkan kesejahteraan," ujar Mochtar.

Ke depan, lanjut dia, Indonesia akan menghadapi tantangan lebih besar, yaitu persaingan global. Untuk itu, dia berharap semua lapisan masyarakat perlu meningkatkan kinerja usaha dan kontribusinya bagi pembangunan masyarakat, bangsa dan negara.

"Menghadapi tantangan mendatang itu kita hanya perlu bekerja lebih keras dan menampilkan kiat-kiat bisnis lebih canggih untuk menjawab tantangan era ekonomi digital, ekonomi berorientasi jasa dan ekonomi persaingan bebas," kata Mochtar.

"Teknologi informasi adalah dasar ekonomi digital. Hardware, software, infrastruktur telekomunikasi dan konten informasi adalah urat nadinya. Oleh karena itu, pesan saya agar kita semua mengaplikasikan pemikiran ekonomi digital di seluruh unit usaha untuk meningkatkan kinerja perusahaan," tambahnya.


EditorLatief
Komentar

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Dahsyatnya Dampak Kecelakaan Truk di Bumiayu Brebes, 11 Orang Meninggal

BERITA FOTO: Dahsyatnya Dampak Kecelakaan Truk di Bumiayu Brebes, 11 Orang Meninggal

Regional
Ketika Rumah Dedi Mulyadi 'Diserbu' Viking Pendukung Persib

Ketika Rumah Dedi Mulyadi "Diserbu" Viking Pendukung Persib

Regional
Kodam Hasanuddin Beri Santunan Anggota Polres Gowa yang Ditabrak Oknum TNI

Kodam Hasanuddin Beri Santunan Anggota Polres Gowa yang Ditabrak Oknum TNI

Regional
Tim SAR Banda Aceh Evakuasi Warga Jepang dari Kapal Pesiar Ocean Dream

Tim SAR Banda Aceh Evakuasi Warga Jepang dari Kapal Pesiar Ocean Dream

Regional
Marah Karena Tak Diberi Uang untuk Pesta Sabu, Anak Rusak Rumah Orangtua

Marah Karena Tak Diberi Uang untuk Pesta Sabu, Anak Rusak Rumah Orangtua

Regional
Terlibat 'Human Trafficking' Bermodus Tinggal di Panti Asuhan, Seorang Wanita Ditangkap

Terlibat "Human Trafficking" Bermodus Tinggal di Panti Asuhan, Seorang Wanita Ditangkap

Regional
Cerita Penjual Siomay yang Lolos dari Maut di Bumiayu Brebes, Truk Tabrak Gerobak, Rudi Pun Terpental

Cerita Penjual Siomay yang Lolos dari Maut di Bumiayu Brebes, Truk Tabrak Gerobak, Rudi Pun Terpental

Regional
Tiba di Rutan Gunung Sindur, Tahanan Terorisme dari Nusakambangan Tempati Sel Khusus

Tiba di Rutan Gunung Sindur, Tahanan Terorisme dari Nusakambangan Tempati Sel Khusus

Regional
Penyebab Truk Tabrak Rumah hingga Menewaskan 11 Orang di Bumiayu Brebes

Penyebab Truk Tabrak Rumah hingga Menewaskan 11 Orang di Bumiayu Brebes

Regional
Jadi Tersangka Setelah Buat Status Bom Surabaya Skenario, Dosen Usu Ini Menyesal

Jadi Tersangka Setelah Buat Status Bom Surabaya Skenario, Dosen Usu Ini Menyesal

Regional
Nama-nama Korban Tewas akibat Kecelakaan Truk di Bumiayu Brebes

Nama-nama Korban Tewas akibat Kecelakaan Truk di Bumiayu Brebes

Regional
Kronologi Kecelakaan Truk yang Menewaskan 11 Orang di Bumiayu Brebes

Kronologi Kecelakaan Truk yang Menewaskan 11 Orang di Bumiayu Brebes

Regional
Jasa Raharja Santuni 11 Korban Tewas Akibat Truk Tabrak Rumah di Brebes

Jasa Raharja Santuni 11 Korban Tewas Akibat Truk Tabrak Rumah di Brebes

Regional
Kecelakan Maut di Bumiayu Brebes, Truk Tabrak Rumah, 11 Orang Tewas

Kecelakan Maut di Bumiayu Brebes, Truk Tabrak Rumah, 11 Orang Tewas

Regional
Ganjar Prioritaskan Bedah Rumah untuk Veteran Perang

Ganjar Prioritaskan Bedah Rumah untuk Veteran Perang

Regional
Close Ads X