KILAS

Program Keahlian Ganda Butuh Praktik Mengajar Realistik

Kompas.com - 18/09/2017, 07:11 WIB
Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017. Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.
|
EditorKurniasih Budi


KOMPAS.com - Program Keahlian Ganda untuk Guru Produktif merupakan salah satu program utama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam memberdayakan Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Indonesia.

Pada 2016, Indonesia masih kekurangan guru produktif Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sejumlah 91.86,1 dengan rincian 41.861 di SMK Negeri dan 50.000 di SMK Swasta, seperti siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (18/9/2017).

Untuk memenuhi kekurangan itu, pemerintah menambah guru produktif SMK melalui Program Keahlian Ganda, outsourching guru dari dunia usaha (DU) maupun dunia industri (DI), Program Mahasiswa Magang, dan rekrutmen guru baru pegawai negeri sipil (PNS).

Perubahan kebutuhan tenaga guru produktif di SMK, mau tidak mau harus menyesuaikan kebutuhan dunia usaha dan industri. Caranya, dengan menyelenggarakan program keahlian agar penyelenggaran pendidikan di SMK menjadi efektif dan efisien.

Baca: Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan Berdaya Saing

Perubahan tugas mengajar mata pelajaran/program studi lama menjadi baru yang akan diampu guru/peserta dalam program keahlian ganda membutuhkan pengetahuan, pengalaman lapangan, dan ketrampilan produktif baru.

Pengalaman praktik mengajar yang realistis pada situasi sekolah sesungguhnya, akan menjadikan metode mengajar sesuai karakteristik program studi yang diampu guru.

Tujuan pelaksanaan Program Keahlian Ganda adalah untuk memberikan penguatan atau pendalaman materi bagi peserta pendidikan dan pelatihan (diklat), serta melaksanakan sertifikasi kompetensi keahlian sesuai paket keahlian yang diikuti.

Dengan demikian, diharapkan adanya peningkatan kompetensi keahlian produktif, khususnya pada satu kelompok kompetensi yang didiklatkan dan peserta memiliki kompetensi keahlian yang tersertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017. Guru SMK/SMA tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika di Malang yang diselenggarakan pada 21 Agustus hingga 16 September 2017. Selanjutnya, para guru mesti mengikuti uji kompetensi pada 18-19 September 2017.


Sejumlah 15 ribu guru akan masuk daftar penambahan guru produktif SMK melalui Program Sertifikasi Keahlian dan Sertifikasi Pendidik bagi guru SMK/SMA (Keahlian Ganda) dalam rancangan jangka pendek.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X