Pendidikan Informal untuk Penguatan Pembelajaran di Daerah Tertinggal Halaman 1 - Kompas.com

Pendidikan Informal untuk Penguatan Pembelajaran di Daerah Tertinggal

Kompas.com - 10/10/2017, 17:37 WIB
Sekelompok siswa SD Inpres Tiom berjalan pulang dari sekolahnya yang belum sepenuhnya memulai aktivitas belajar-mengajar di Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Selasa (28/7/2015). Kabupaten pemekaran dari Jayawijaya pada tahun 2008 ini membutuhkan 200-300 guru TK/PAUD, SMP,dan SMA/SMK.KOMPAS/ICHWAN SUSANTO Sekelompok siswa SD Inpres Tiom berjalan pulang dari sekolahnya yang belum sepenuhnya memulai aktivitas belajar-mengajar di Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Selasa (28/7/2015). Kabupaten pemekaran dari Jayawijaya pada tahun 2008 ini membutuhkan 200-300 guru TK/PAUD, SMP,dan SMA/SMK.

MASALAH kualitas pendidikan di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) di Indonesia menjadi bahan wajib diskusi untuk pegiat dunia pendidikan. Sebab, pemerataan pendidikan masih menjadi agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), pemerintah menetapkan jumlah daerah tertinggal setiap lima tahun sekali. Pada 2015, tercatat ada 122 kabupaten tertinggal dan 43 kabupaten terdepan dan terluar.

Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2014 menyebutkan, kriteria daerah tertinggal yang terdiri dari sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kemampuan keuangan daerah, aksesibilitas, dan karakteristik daerah.

Nah, pertumbuhan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci melepas status tertinggal suatu daerah itu sendiri.

Untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia, tentu perlu memperbaiki kualitas pendidikannya. Bicara mengenai kualitas pendidikan, sejatinya Indonesia bisa kembali ke sistem pendidikan di luar jalur pendidikan formal.

Hal itu merujuk Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menyatakan bahwa "Jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal, nonformal, dan informal yang dapat saling memperkaya dan melengkapi".

Mereka yang tidak bisa mendapatkan pendidikan formal sebenarnya bisa mengambil alternatif pendidikan nonformal atau informal.

Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang seperti kursus dan pelatihan.

Adapun pendidikan informal adalah jalur pendidikan lingkungan dan keluarga. Pendidikan ini bisa kita temui lewat sekolah rumah (homeschooling) atau juga Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM).

Pendidikan formal dan informal memang berbeda. Salah satunya, pendidikan formal mengenal ujian nasional (UN), sedangkan peserta didik pendidikan informal mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK).

UNPK ini istimewa karena ijazahnya dapat digunakan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Misalnya ketika seseorang memutuskan ikut pendidikan informal di tingkat SD, lalu ingin merasakan jenjang pendidikan formal pada SMP, maka bisa mendaftar ke SMP negeri atau swasta dengan ijazah kejar paket A (setara SD).


Page:
EditorLaksono Hari Wiwoho
Komentar

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Dahsyatnya Dampak Kecelakaan Truk di Bumiayu Brebes, 11 Orang Meninggal

BERITA FOTO: Dahsyatnya Dampak Kecelakaan Truk di Bumiayu Brebes, 11 Orang Meninggal

Regional
Ketika Rumah Dedi Mulyadi 'Diserbu' Viking Pendukung Persib

Ketika Rumah Dedi Mulyadi "Diserbu" Viking Pendukung Persib

Regional
Kodam Hasanuddin Beri Santunan Anggota Polres Gowa yang Ditabrak Oknum TNI

Kodam Hasanuddin Beri Santunan Anggota Polres Gowa yang Ditabrak Oknum TNI

Regional
Tim SAR Banda Aceh Evakuasi Warga Jepang dari Kapal Pesiar Ocean Dream

Tim SAR Banda Aceh Evakuasi Warga Jepang dari Kapal Pesiar Ocean Dream

Regional
Marah Karena Tak Diberi Uang untuk Pesta Sabu, Anak Rusak Rumah Orangtua

Marah Karena Tak Diberi Uang untuk Pesta Sabu, Anak Rusak Rumah Orangtua

Regional
Terlibat 'Human Trafficking' Bermodus Tinggal di Panti Asuhan, Seorang Wanita Ditangkap

Terlibat "Human Trafficking" Bermodus Tinggal di Panti Asuhan, Seorang Wanita Ditangkap

Regional
Cerita Penjual Siomay yang Lolos dari Maut di Bumiayu Brebes, Truk Tabrak Gerobak, Rudi Pun Terpental

Cerita Penjual Siomay yang Lolos dari Maut di Bumiayu Brebes, Truk Tabrak Gerobak, Rudi Pun Terpental

Regional
Tiba di Rutan Gunung Sindur, Tahanan Terorisme dari Nusakambangan Tempati Sel Khusus

Tiba di Rutan Gunung Sindur, Tahanan Terorisme dari Nusakambangan Tempati Sel Khusus

Regional
Penyebab Truk Tabrak Rumah hingga Menewaskan 11 Orang di Bumiayu Brebes

Penyebab Truk Tabrak Rumah hingga Menewaskan 11 Orang di Bumiayu Brebes

Regional
Jadi Tersangka Setelah Buat Status Bom Surabaya Skenario, Dosen Usu Ini Menyesal

Jadi Tersangka Setelah Buat Status Bom Surabaya Skenario, Dosen Usu Ini Menyesal

Regional
Nama-nama Korban Tewas akibat Kecelakaan Truk di Bumiayu Brebes

Nama-nama Korban Tewas akibat Kecelakaan Truk di Bumiayu Brebes

Regional
Kronologi Kecelakaan Truk yang Menewaskan 11 Orang di Bumiayu Brebes

Kronologi Kecelakaan Truk yang Menewaskan 11 Orang di Bumiayu Brebes

Regional
Jasa Raharja Santuni 11 Korban Tewas Akibat Truk Tabrak Rumah di Brebes

Jasa Raharja Santuni 11 Korban Tewas Akibat Truk Tabrak Rumah di Brebes

Regional
Kecelakan Maut di Bumiayu Brebes, Truk Tabrak Rumah, 11 Orang Tewas

Kecelakan Maut di Bumiayu Brebes, Truk Tabrak Rumah, 11 Orang Tewas

Regional
Ganjar Prioritaskan Bedah Rumah untuk Veteran Perang

Ganjar Prioritaskan Bedah Rumah untuk Veteran Perang

Regional
Close Ads X