Lomba Pidato Bahasa Asing Bukan Cuma Untuk yang Lihai Berbahasa...

Kompas.com - 03/11/2017, 21:54 WIB
Rektor Unsada Dadang Solihin saat memberikan sambutan pada pembukaan acara Lomba Pidato Bahasa Jepang di Auditorium Grha Wira Bakti, Sabtu (3/9/2016) lalu. Dok. UnsadaRektor Unsada Dadang Solihin saat memberikan sambutan pada pembukaan acara Lomba Pidato Bahasa Jepang di Auditorium Grha Wira Bakti, Sabtu (3/9/2016) lalu.
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Rektor Univeritas Darma Persana (Usada) Dr Dadang Solihin mengatakan penyelenggaraan lomba pidato bahasa Jepang akan tetap dilanjutkan di masa-masa yang akan datang. Manfaatnya bukan hanya untuk mempererat hubungan antarperguruan tinggi.

"Lebih dari itu, ini kesempatan untuk anak didik (mahasiswa) berani menunjukkan keberanian dan kreatifitasnya. Ini bukan cuma skil berbahasa, tapi juga butuh keberanian tinggi. Ini bisa jadi mengukur kemampuan akademi di bidang bahasa," kata Dadang, Jumat (3/11/2017).

Pada Sabtu (28/11/2017) pekan lalu, Unsada memang menggelar kemampuan berbicara secara resmi di depan publik lewat Lomba Pidato Bahasa Jepang Tingkat Universitas. Bekerjasama dengan Universitas Hiroshima Jepang, ini merupakan lomba pidato untuk kedua kalinya digelar kampus tersebut.

Tahun ini lomba pidato diikuti 10 peserta yang mewakili masing-masing kampusnya. Di antaranya Ramzy Hafish (Unsada), Silviana Adriana Fatika (Universitas Indonesia), Sarti Amelia Malewa (Universitas Gajah Mada), Delima Putri Mujiani (Universitas Brawijaya), Auliah Catur Roudho Tunnisa (Universitas Airlangga), I Komang Tri Adi Mertayasa (Universitas Udayana), Firsha Asfirah (Universitas Hasanudin), Putra Rizkyanda Hasibuan (Universitas Sumatra Utara), Tina Yustiani (Universitas Padjajaran) dan Dina Dwishinta Fitriana (Universitas Pendidikan Indonesia).

Dadang mengatakan, inti kegiatan tersebut agar hubungan baik antara Indonesia dan Jepang terus berjalan. Selain itu, hubungan dengan universitas lain juga semakin terjalin baik sehingga di masa datang lomba pidato ini terus bisa diselenggarakan. 

"Saya salut dengan para peserta , karena pidato yang ditampilkan para peserta ini mirip dengan stand up comedy, sangat kreatif, apalagi mereka tampil di depan tokoh-tokoh Jepang yang tidak semua orang bisa melakukannya," ujarnya.

Pada lomba tersebut tersebut, dewan juri memilih para juara, antara lain Auliah Catur Roudho Tunnisa (juara I), Firsha Asfirah (juara II), serta Sarti Amelia Malewa (juara III). Para pemenang lomba tersebut, lanjut Dadang, akan mendapatkan hadiah jalan-jalan ke Jepang selama beberapa pekan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X