KILAS

Pendidikan Karakter Jadi Fokus Utama Pendidikan

Kompas.com - 23/11/2017, 11:16 WIB
Ratusan guru dari 29 daerah mengikuti Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2017 yang digelar di Jakarta pada 7 hingga 10 November 2017. Ratusan guru dari 29 daerah mengikuti Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2017 yang digelar di Jakarta pada 7 hingga 10 November 2017.
|
EditorKurniasih Budi


KOMPAS.com - Kurikulum 2013 menempatkan pendidikan karakter sebagai unsur pendidikan yang utama. Hal tersebut dapat dilihat dalam kompetensi inti  yang memuat sikap religius dan sikap sosial pada semua mata pelajaran.

“Semua muatan  pelajaran bermuara ke arah sikap religius dan sikap sosial yang baik. Sikap-sikap ini bukan sekedar menjadikan religiusitas dan sosial  menjadi pengetahuan,” kata Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Kebudayaan Anas M. Adam dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (23/11/2017).

Lebih dari itu, ia melanjutkan, terjadi transformasi nilai-nilai  religius dan sosial yang  dikembangkan di sekolah. Sikap religius dan sosial bukan sebagai discursive knowledge tetapi menjadi practical knowledge.

Baca: Guru Jadi Teladan dalam Membangun Pendidikan Karakter


Berbagai pengamalan anak yang dijadikan sebagai habituasi akan terbentuk menjadi karakter.  “Artinya sikap religius dan sikap sosial menjadi habituasi anak dalam kehidupan nyata sehari-hari. Nilai-nilai itu diinternalisasikan pada pribadi peserta didik yang pada akhirnya menjadi  jati diri anak,” katanya.

Anas mengatakan, keberhasilan pendidikan karakter bangsa di sekolah sangat tergantung pada peran guru-guru di sekolah.

Selain mengajarkan materi pokok sesuai dengan bidang studinya, para guru juga harus mengisinya dengan karakter apa yang sesuai dengan tema atau topik pembelajaran di kelas atau terintegrasi dalam pembelajaran.

Pendidikan karakter bangsa telah menjadi kepedulian pemerintah dan menjadi salah satu program strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) periode 2015-2019.

Baca: Membangun Karakter Peserta Didik Melalui Keteladanan Guru


Berbagai upaya untuk mengimplementasikan dan mengembangkan pendidikan karakter bangsa telah dilakukan. Salah satunya, Lomba Inovasi Pendidikan Karakter Bangsa bagi Guru Pendidikan Menengah yang diselenggarakan Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud.

Lomba tersebut dilaksanakan pada 23-26 November 2017 di Jakarta. Kegiatan yang diselenggarakan Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Guru Nasional 2017.

Puncak acara Hari Guru yang ditetapkan Sabtu (25/11/2017) diperingati dengan upacara para guru dan tenaga kependidikan dengan inspektur upacara Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy. Adapun tema Hari Guru Nasional 2017 adalah "Membangun Pendidikan Karakter melalui Keteladanan Guru."



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X