Indonesia Borong 34 Medali Emas di Amerika Serikat - Kompas.com

Indonesia Borong 34 Medali Emas di Amerika Serikat

Kompas.com - 24/11/2017, 18:08 WIB
Sekolah IPEKA membawa nama Indonesia di ajang World Scholar?s Cup (WSC) di Yale, Amerika Serikat, 11-14 November 2017. Mereka membawa pulang dua piala, 34 medali emas dan 23 medali perak. Dok Ipeka Sekolah IPEKA membawa nama Indonesia di ajang World Scholar?s Cup (WSC) di Yale, Amerika Serikat, 11-14 November 2017. Mereka membawa pulang dua piala, 34 medali emas dan 23 medali perak.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekolah IPEKA kembali berprestasi dengan membawa nama Indonesia di ajang World Scholar’s Cup (WSC) di Yale, Amerika Serikat, 11-14 November 2017.

Di ajang kompetisi tingkat dunia yang memperlombakan empat kompetisi, yaitu Debate, Writing, Scholar’s Challenge, dan Scholar’s Bowl, itu Ipeka membawa pulang dua piala, 34 medali emas dan 23 medali perak.

Tim putra Ipeka juga dinobatkan sebagai tim terbaik dari Indonesia. Mereka menempati peringkat kedua dari seluruh peserta asal Asia Tenggara.

Setiap tim dari berbagai sekolah dari 50 negara peserta wajib mengirimkan tiga orang. Mereka akan berlomba dalam empat area kompetisi tersebut.  

Sebelumnya, tim putra dan putri Ipeka telah melewati babak regional World Scholar’s Cup di Jakarta pada Mei 2017 dan babak global di Hanoi dan Athena pada Juni -  Juli 2017. Mereka kemudian berkompetisi dengan lebih dari 1.000 peserta dari 50 negara di babak Tournament of Champions di Yale University.

Tim putra yang terdiri dari Michael Leonardi, Nathanael Massie Winoto, dan Ryan Batubara meraih peringkat kelima di ajang tersebut. Sementara tim putri yang terdiri dari Alicia Sutandar, Catalina Tan dan Michele Lie, di peringkat Top 13.

Kepala Sekolah SMP Ipeka, Joshie Katherine Tan, mengatakan setelah berhasil di tingkat global round di Hanoi dan Athena, pihaknya mengevaluasi winning profile setiap anak dan mempersiapkan mereka untuk tampil di Yale.

"Kami berusaha agar setiap anak bisa mempertahankan keunggulannya masing-masing dan menyempurnakan apa yang masih menjadi kelemahan mereka agar bisa mencapai hasil maksimal. Selain top tim, mereka juga masuk dalam top scholars," ujar Katherine, Jumat (24/11/2017).

Nathanael Massie Winoto, peraih medali emas kategori debate, mengatakan ajang WSC bukan persoalan membawa piala, tapi juga membawa pulang beragam pengalaman berharga bagi dirinya dan anggot tim.

"Yang saya suka dari debat ini adalah bukan semata tentang pemikiran fakta atau argumentasinya, tetapi juga cara menyampaikan pemikiran tersebut dalam cara yang kreatif dan menyenangkan," kata Nathanael.  

Lebih dari itu, lanjut dia, topik debat di kompetisi ini juga sangat beragam. Hal tersebut membutuhkan pemikiran kritis untuk membangun argumentasi kuat.

"Yang paling penting ajang ini menunjukkan bahwa anak Indonesia juga mampu bersaing di tingkat Internasional," ujarnya.

Alicia Sutandar, peraih emas pada di kategori writing menuturkan bahwa pada kategori ini yang dibutuhkan dirinya adalah persuasive writing. Jika dalam debat harus meyakinkan pokok pikiran, dalam kompetisi menulis pun  begitu.

"Saya piliha format creative writing, yaitu membuat cerita daripada membuat format esai sehingga kreativitas bisa tampil beda dibanding peserta lainnya," katanya.


EditorLatief
Komentar

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Dahsyatnya Dampak Kecelakaan Truk di Bumiayu Brebes, 11 Orang Meninggal

BERITA FOTO: Dahsyatnya Dampak Kecelakaan Truk di Bumiayu Brebes, 11 Orang Meninggal

Regional
Ketika Rumah Dedi Mulyadi 'Diserbu' Viking Pendukung Persib

Ketika Rumah Dedi Mulyadi "Diserbu" Viking Pendukung Persib

Regional
Kodam Hasanuddin Beri Santunan Anggota Polres Gowa yang Ditabrak Oknum TNI

Kodam Hasanuddin Beri Santunan Anggota Polres Gowa yang Ditabrak Oknum TNI

Regional
Tim SAR Banda Aceh Evakuasi Warga Jepang dari Kapal Pesiar Ocean Dream

Tim SAR Banda Aceh Evakuasi Warga Jepang dari Kapal Pesiar Ocean Dream

Regional
Marah Karena Tak Diberi Uang untuk Pesta Sabu, Anak Rusak Rumah Orangtua

Marah Karena Tak Diberi Uang untuk Pesta Sabu, Anak Rusak Rumah Orangtua

Regional
Terlibat 'Human Trafficking' Bermodus Tinggal di Panti Asuhan, Seorang Wanita Ditangkap

Terlibat "Human Trafficking" Bermodus Tinggal di Panti Asuhan, Seorang Wanita Ditangkap

Regional
Cerita Penjual Siomay yang Lolos dari Maut di Bumiayu Brebes, Truk Tabrak Gerobak, Rudi Pun Terpental

Cerita Penjual Siomay yang Lolos dari Maut di Bumiayu Brebes, Truk Tabrak Gerobak, Rudi Pun Terpental

Regional
Tiba di Rutan Gunung Sindur, Tahanan Terorisme dari Nusakambangan Tempati Sel Khusus

Tiba di Rutan Gunung Sindur, Tahanan Terorisme dari Nusakambangan Tempati Sel Khusus

Regional
Penyebab Truk Tabrak Rumah hingga Menewaskan 11 Orang di Bumiayu Brebes

Penyebab Truk Tabrak Rumah hingga Menewaskan 11 Orang di Bumiayu Brebes

Regional
Jadi Tersangka Setelah Buat Status Bom Surabaya Skenario, Dosen Usu Ini Menyesal

Jadi Tersangka Setelah Buat Status Bom Surabaya Skenario, Dosen Usu Ini Menyesal

Regional
Nama-nama Korban Tewas akibat Kecelakaan Truk di Bumiayu Brebes

Nama-nama Korban Tewas akibat Kecelakaan Truk di Bumiayu Brebes

Regional
Kronologi Kecelakaan Truk yang Menewaskan 11 Orang di Bumiayu Brebes

Kronologi Kecelakaan Truk yang Menewaskan 11 Orang di Bumiayu Brebes

Regional
Jasa Raharja Santuni 11 Korban Tewas Akibat Truk Tabrak Rumah di Brebes

Jasa Raharja Santuni 11 Korban Tewas Akibat Truk Tabrak Rumah di Brebes

Regional
Kecelakan Maut di Bumiayu Brebes, Truk Tabrak Rumah, 11 Orang Tewas

Kecelakan Maut di Bumiayu Brebes, Truk Tabrak Rumah, 11 Orang Tewas

Regional
Ganjar Prioritaskan Bedah Rumah untuk Veteran Perang

Ganjar Prioritaskan Bedah Rumah untuk Veteran Perang

Regional
Close Ads X