Pemerintah Berharap Makin Banyak Pihak Swasta Beri Bantuan Pendidikan - Kompas.com

Pemerintah Berharap Makin Banyak Pihak Swasta Beri Bantuan Pendidikan

Kompas.com - 11/12/2017, 17:29 WIB
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir, bersama Presiden Direktur Lippo Group Theo L. Sambuaga, dan founder Lippo Group Mochtar Riady, serta para perwakilan perguruan tinggi dalam Acara Penyerahan Bantuan bagi Mahasiswa Berprestasi Lippo Group Tahun 2017 di Gedung Kemenristek Dikti, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (11/12/2017)Auzi Amazia Domasti Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir, bersama Presiden Direktur Lippo Group Theo L. Sambuaga, dan founder Lippo Group Mochtar Riady, serta para perwakilan perguruan tinggi dalam Acara Penyerahan Bantuan bagi Mahasiswa Berprestasi Lippo Group Tahun 2017 di Gedung Kemenristek Dikti, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (11/12/2017)

KOMPAS.com - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) berharap agar semakin banyak pihak swasta berpartisipasi membantu pendidikan di Indonesia.

Menristek Dikti Mohamad Nasir mengatakan, pemberian beasiswa yang dilakukan swasta efektif mendukung mahasiswa tak mampu agar bisa merampungkan kuliah.

Pada akhir 2017 ini, Lippo Group kembali memberi Bantuan bagi Mahasiswa Berprestasi kepada 10 Perguruan Tinggi di Indonesia. Setiap tahun, Lippo mengucurkan bantuan pada 10 perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Mudah-mudahan ini bisa bergulir terus dan mendorong perusahaan lain supaya bisa membantu pendidikan anak-anak di seluruh Indonesia,” ujar Nasir dalam Acara Penyerahan bantuan Bagi Mahasiswa Berprestasi Lippo Group Tahun 2017 di Gedung Kemenristek Dikti, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (11/12/2017).

Baca: Senyum Mahasiswa Berprestasi di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Setiap perguruan tinggi mendapat bantuan sebesar Rp150 juta. Teknis pemberian dana akan diserahkan kepada rektor. Selanjutnya, manajemen perguruan tinggi yang akan menentukan siapa saja mahasiswa berprestasi yang berhak mendapatkan dana bantuan.

Bantuan bagi Mahasiswa Berprestasi ini sudah dilaksanakan sampai ketujuh kalinya, termasuk pada tahun ini. Maka dari itu, totalnya ada 70 perguruan tinggi yang sudah diberikan bantuan oleh Lippo Group.

Founder Lippo Group Mochtar Riady yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, keterlibatan pengusaha untuk mendukung pendidikan di Indonesia amat penting.

“Pendidikan menyangkut pertumbuhan dan perkembangan suatu bangsa sehingga bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja,” ujarnya.

Adapun kesepuluh perguruan tinggi yang diberikan bantuan kali ini adalah Universitas Singa Berbangsa Karawang, Universitas Pendidikan Negeri Veteran Jakarta, Universitas Negeri Semarang, Politeknik Negeri Banyuwangi, Institut Teknologi Sumatra, Politeknik Negeri Padang, Politenik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, Politeknik Negeri Manado, Universitas 19 November, dan Universitas Borneo Tarakan.

 


EditorKurniasih Budi
Komentar

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional
Close Ads X