Begini Cara ITB Memajukan Indonesia - Kompas.com

Begini Cara ITB Memajukan Indonesia

Kompas.com - 11/12/2017, 18:04 WIB
Tampak halaman depan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Kampus seluas 46 ha ini dibangun menghabiskan dana sekitar Rp 350 miliar.KOMPAS.com/ RIO KUSWANDI Tampak halaman depan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Kampus seluas 46 ha ini dibangun menghabiskan dana sekitar Rp 350 miliar.

KOMPAS.com - Institut Teknologi Bandung (ITB) bakal merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-100 pada 2020. Kendati demikian, persiapan menuju pada perayaan itu sudah berlangsung sejak saat ini.

Rektor ITB Kadarsah Suryadi, dalam penjelasannya kepada media pada Sabtu (9/12/2017) mengatakan bahwa kick off atau penanda pembuka kegiatan adalah penyelenggaraan pengumpulan dana resmi melalui turnamen golf. Acara itu dilaksanakan di Damai Golf & Country Club, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan. "Serangkaian acara masih akan kami laksanakan kemudian," tuturnya di lokasi padang golf tersebut.

Lebih lanjut, Kadarsah yang didampingi Ketua Majelis Wali Amanat ITB Betti Alisjahbana dan Ketua Panitia Penyelenggara Seabad ITB Benedictus "Boy" Kombaitan, kala itu, menerangkan bahwa tema HUT adalah Innovation for Sustainable Growth. Tema itu, salah satu fokusnya adalah untuk memajukan Indonesia melalui kemunculan dan peran para wirausaha.

"Kami memiliki target empat persen dari alumni ITB menjadi wirausaha, hingga lima tahun ke depan sejak 2015," tutur rektor yang mengemban jabatan untuk periode 2015-2020 ini.

Kadarsah menerangkan bahwa di negara-negara maju, jumlah ideal wirausaha adalah delapan persen dari total jumlah penduduk. "Indonesia kan belum. Harus menuju ke sana," ujarnya.

Untuk mencapai target di atas, imbuh Kadarsah, sudah menerapkan tiga hal. Pertama, excellent in teaching. Kedua, excellent ini research. Ketiga, excellent innovation and enterpreneur.

"Bagi kami, riset itu tidak boleh berhenti di atas kertas tetapi harus punya nilai ekonomi dan sosial untuk masyarakat, bangsa, dan negara," ujarnya.

Sementara itu, Betti Alisjahbana menambahkan bahwa sejak 1920 hingga kini, jumlah alumni ITB mencapai 100.000 orang. "Salah satu lulusan terbaiknya ya Bung Karno (Ir. Soekarno-Presiden pertama RI-red)," ujarnya.

Berikut ini beberapa kegiatan menjelang HUT ke-100 ITB. Pada 2018, digelar konferensi internasional tentang infrastruktur dan transportasi, konferensi internasional tentang ICT dan perusahaan rintisan berbasis teknologi (startup), serta konferensi nasional tentang ekonomi kreatif.

Lantas, pada 2019, ITB menggelar dua konferensi nasional. Yang pertama bertema maritim. Yang kedua mengenai pengembangan wilayah Indonesia bagian timur.

Pada 2020, ITB menggelar konferensi internasional tentang energi dan lingkungan. Lalu ada juga SMART Expo ITB dan Pergelaran Budaya ITB Ganesha 100.

 

Dari kiri ke kanan, Rektor Institut Teknlogi Bandung (ITB) Kadarsah Suryadi, Ketua Majelis Wali Amanat ITB Betti Alisjahbana, dan Ketua Panitia Penyelenggara Seabad ITB Benedictus Boy Kombaitan.
Kompas.com/Josephus Primus Dari kiri ke kanan, Rektor Institut Teknlogi Bandung (ITB) Kadarsah Suryadi, Ketua Majelis Wali Amanat ITB Betti Alisjahbana, dan Ketua Panitia Penyelenggara Seabad ITB Benedictus Boy Kombaitan.



EditorJosephus Primus
Komentar

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional
Close Ads X